Zulfriadi: ASN Terlibat Narkoba, Itu Mencoreng Wajah Walikota

Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Zulfriadi.(hen/wb)
Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Zulfriadi.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Zulfriadi mengungkapkan kejadian empat oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Pangkalpinang yang tersandung kasus narkoba sangat memalukan dan mencoreng nama baik pemerintah kota.

"Jadi dari itu memang sangat memalukan sekali. Artinya kita sebagai warga Pangkalpinang dengan program senyum Pak Molen, bersih-bersihnya Pak Molen dan Forkopimda, ini sangat disayangkan sekali. Artinya sangat menyesal melihat ASN yang begitu tidak mendukung program bebas narkoba walikota," ujarnya, Kamis (19/3).

Selaku Ketua Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, dirinya turut menyesalkan atas kejadian tersebut dimana semestinya ASN harus memberikan contoh yang baik dan teladan kepada masyarakat, bukan malah memberikan contoh yang tidak benar.

"Kita sebagai dewan, anggota dewan merasa sedih membaca empat ASN Pemkot terlibat narkoba ini. Sedangkan program pemerintah pusat dan daerah bersih-bersih narkoba. Kok, ASN yang memberikan contoh enggak benar, memberikan contoh buruk kepada masyarakat. Mencoreng wajah walikota itu," sesalnya.

Atas kasus keempat ASN ini, Zulfriadi pun meminta agar keempatnya tidak diberikan bantuan hukum dari pemerintah kota. Karena menurutnya, kejadian tersebut telah mencoreng nama baik Pemkot.

"Artinya kami silakan kepada pihak yang berwajib untuk memprosesnya. Dan kepada walikota harap jangan dibela, diberi bantuan hukum apapun. Silakan dia sendiri, karena memalukan pemkot. Itu memalukan walikota," tukasnya.

Selain mencoreng nama baik Pemkot, menurutnya contoh dari kasus ini juga akan merusak generasi berikutnya. Untuk itu, ia meminta kasus ini diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Karena ini akan merusak generasi anak, mencoreng wajah walikota dan mencoreng wajah pemkot dengan program bersih narkoba. Apalagi ini pejabat daerah, sekcam. Bukannya memberikan contoh malah mengajak tidak benar," ungkapnya.

"Jadi kita harapkan kepada pihak berwajib tolong di hukum seberat-beratnya. Pecat sajalah. Jangan dibela-bela kalau narkoba ini. Jadi saya berharap dengan walikota jangan dibela orang begini ini. Jadi shock therapy kepada yang lain-lainnya, bisa manja. Tidak benar," tukas Zulfriadi.(hen/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL