Cegah Covid-19, Ada 14 Orang Berstatus PDP di Babel

Koordinator Gugus Tugas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa
Koordinator Gugus Tugas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan dan Antisipasi Virus Corona atau Covid-19 di Babel terus merekap data yang masuk dari berbagai daerah di Babel.

Terdata hingga pukul 21.00 WIB kemarin (21/3/2020--red), data resmi yang masuk ke posko sebanyak 14 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan semuanya masih dalam proses pemeriksaan di rumah sakit.

"Data dihimpun hingga pukul 21.00 WIB setelah kami berkoordinasi dengan semua pihak di daerah," kata Koordinator Gugus Tugas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkal Pinang, Sabtu (21/3/2020) malam.

Dijelaskannya, PDP Corona atau Covid-19 terbanyak berada di Belitung 6 orang, kemudian Pangkal Pinang 4 orang, Bangka Induk 1 orang dan Bangka Selatan 2 orang, Bangka Barat satu orang, dan Bangka Tengah nol.

"Dari 14 orang PDP tersebut, semuanya masih dalam proses pemeriksaan di rumah sakit, yakni di RSUP Soekarno, RSUD Depati Hamzah dan RSUD Marsidi Judono di Belitung," jelas Mikron.

Mikron melanjutkan, tim gugus tugas sengaja tidak menampilkan jumlah data orang dalam pemantauan (ODP) hal ini supaya tidak membuat panik masyarakat, sebab setiap orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan terkait flu dan batuk ke pusat layanan kesehatan masuk dalam ODP.

"Kami tidak mau membuat panik masyarakat dengan terus bertambahnya jumlah ODP ini, sehingga kami sepakat menayangkan jumlah PDP saja di web http://covid-19.babelprov.go.id," paparnya.

Ditambahkannya, sempat terjadi kesalahan dalam penginputan data di web http://covid-19.babelprov.go.id, sehingga mendapat respon dari masyarakat secara langsung ke media sosial gugus tugas.

"Saat ini web http://covid-19.babelprov.go.id dalam perbaikan terkait hal itu, semoga dalam waktu dekat segera teratasi," terang Mikron.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk terus melaksanakan standart operasional prosedur (SOP) terkait pencegahan dan antisipasi virus Corona atau Covid-19 ini," tukasnya.(dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL