Inilah Susunan Kepengurusan KONI Bateng Masa Bakti 2020 – 2024

Ronie Wow    •    Senin, 23 Maret 2020 | 21:04 WIB
Lokal
Logo KONI.(net)
Logo KONI.(net)

KOBA, www.wowbabel.com -- Setelah sempat terjadi polemik terkait hasil pemilihan Ketua Umum KONI Bateng yang dilakukan oleh Tim Penyaringan Penjaringan (TPP) dalam Musorkablub pada Sabtu,(7/03/2020) lalu, kini terjawab sudah dan inilah nama-nama kepengurusan KONI Bateng masa bakti 2020 -2024.

Ketua Umum : Yasir

Wakil Ketua I : Ahmad Muslimin

Wakil Ketua II : Kaimudin

Wakil Ketua III : Budi Randa Saputra

Sekretaris Umum : Prasodjo

Wakil Sekretaris : Firmansyah

Bendahara : Ari Anpiandi

Wakil Bendahara : Robby Romadona

Dari susunan kepengurusan KONI Kabupaten Bangka Tengah semua tim TPP masuk didalamnya.

Menurut H Herman Effendi A Rani SH MH yang merupakan salah satu calon Ketum KONI Bateng namun saat Musorkablub dinyatakan oleh TPP Tidak Memenuhi Syarat (TMS) mengatakan yang lalu biarlah berlalu dan pihaknya mendoakan semoga kepengurusan yang nanti akan dilantik dapat bekerja secara maksimal dan menghasilkan prestasi gemilang.

"Saya hanya bisa mendoakan semoga kepengurusan KONI saat ini bisa bekerja dengan baik dan dapat mempertanggungjawabkan segala penggunaan anggaran yang telah digunakan jangan sampai kejadian terdahulu tentang laporan penggunaan anggaran kacau balau," ungkap Herman Senin, (23/03/2020)

 

Herman mengajak semua pihak untuk mendukung kinerja KONI Bateng dalam melahirkan atlet berprestasi baik di tingkat kabupaten, nasional maupun internasional.

"Selamat mengemban tugas semoga selalu amanah dan jaya terus olahraga," imbuh Herman.

Terpisah Hamdan atau biasa disapa Aan salah satu peserta dalam pencalonan Ketum KONI Bateng yang telah mengembalikan formulir pendaftaran kosong kepada TPP menyampaikan bahwa penyusunan kepengurusan KONI Bateng masa bakti 2020-2024 merupakan hak dari ketua terpilih.

"Jadi siapapun yang dimasukkan dalam kepengurusan KONI Bateng sah-sah saja selama yang bersangkutan dapat bekerjasama dengan baik dan tidak membuat gaduh," ucap Aan.

Menurut Aan jika berputar ke belakang saat pendaftaran untuk calon Ketum KONI dibuka dimana dirinya bersama dengan Yasir mengambil formulir dihari pertama dan pada hari yang sama dirinya mendapatkan WA dari salah satu TPP untuk mundur dari pencalonan dan memberikan kesempatan kepada Yasir untuk menjadi Ketum KONI Bateng.

"Itulah kenapa sebabnya saya mengembalikan formulir pendaftaran kosong tanpa dukungan dimana dari awalpun permainan ini sudah tidak fair ditambah lagi hampir semua Pengkab Cabor sudah dikondisikan dan saya masih menyimpan bukti WA nya," ungkapnya

Lanjutnya sebenarnya ini merupakan pembelajaran kedepannya untuk semuanya agar jika diberi kepercayaan jangan mengkhianati kepercayaan itu. (her/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL