[Video] Cegah Covid-19, Penumpang ke Bangka Harus Masuk Mesin Uap Disinfektan

Dwi H Putra    •    Senin, 23 Maret 2020 | 09:35 WIB
Video Kite
Penumpang yang datang di Bandara Depati Amir diwajibkam masuk mesin uap disinfektan.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan penguapan kepada setiap penumpang yang masuk ke Bangka melalui Bandara Depati Amir.

Penguapan kepada seluruh tubuh penumpang ini, menggunakan disinfektan yang memang sudah disiapkan oleh gugus tugas bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI, Polri dan instansi lainnya.

"Alat ini baru datang Minggu (22/3/2020) malam, jadi baru bisa digunakan pagi ini, disinfektan cair ini diolah alat tersebut menjadi uap lalu disemprot ke tubuh setiap penumpang," kata Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Senin (23/3/2020).

"Kami masih mempersiapkan alat ini untuk di lokasi lainnya sebanyak 50 unit," ujarnya.

Dijelaskannya, penguapan bagi penumpang ini diutamakan supaya ketika keluar dari bandara sudah lebih steril, apalagi penumpang bandara ini kebanyakan transit dulu di Jakarta yang notabene nya sudah masuk dalam zona merah.

Lanjut Mikron, alat ini nantinya selain di bandara juga ditempatkan di pelabuhan, mall serta beberapa lokasi lainnya yang menjadi pusat keramaian masyarakat.

"Setiap orang yang masuk atau keluar nantinya di uap, sehingga bisa lebih steril sebelum ke tempat lainnya," jelas Mikron.

"Kendati sudah diuap, tapi penumpang harus tetap melaksanakan standart operasional prosedur (SOP) kesehatan dan minimalisir social distancing," paparnya.

Mikron menambahkan selain menempatkan alat uap di beberapa lokasi, Gugus Tugas Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 Babel juga akan menempatkan perlengkapan cuci tangan di tempat umum lainnya.

"Tempat cuci tangan ini akan sesegera mungkin kami tempatkan lokasi fasilitas umum, agar bisa digunakan setiap warga masyarakat sebagai upaya pencegahan Covid-19 ini," tukasnya.(dwi/wb)

Halaman