Didatangi Dewan, Pengelola Pabrik Ubi CV. SBM Bungkam

Aston    •    Selasa, 24 Maret 2020 | 21:46 WIB
Lokal
Anggota DPRD Basel saat melakukan sidak ke pabrik ubi CV. SBM yang diduga melakukan pencemaran sungai. (Astoni/wowbabel)
Anggota DPRD Basel saat melakukan sidak ke pabrik ubi CV. SBM yang diduga melakukan pencemaran sungai. (Astoni/wowbabel)

PAYUNG, www.wowbabel.com - Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (24/3/2020) pagi melakukan peninjauan ke pabrik ubi CV. Sari Bumi Mulya (SBM) di Desa Pangkalbuluh, Kecamatam Payung yang diduga melakukan pencemaran limbah ke aliran sungai hingga menyebabkan ikan mati dan warga terinfeksi penyakit kulit.

Hanya saja kegiatan peninjauan yang dipimpin langsung Ketua Komisi III, Surianto, Wakil Ketua, Wendy, dan anggota Samsir itu tak membuahkan hasil yang memuaskan, lantas tidak ada pihak perusahaan yang bersedia menjelaskan para anggota dewan itu dengan alasan pihak perusahaan yang bertanggungjawab sedang tidak berada ditempat.

Padahal, rencana kedatangan legislatif untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat Desa Pangkalbuluh akan dugaan pencemaran limbah ke aliran sungai sudah diberitaukan sebelumnya. Akhirnya, tiga anggota dewan itu hanya didampingi pihak eksekutif dari  Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Bangka Selatan. 

Anggota dewan diajak dinas terkait yang dipimpi Zamil selaku Pengawas Lingkungan ke kolam-kolam instalasi pengolahan air limbah (IPAL) pabrik pengolahan ubi  tapioka tersebut. 

Pantauan awak media yang ikut ke lokasi ada terdapat delapan kolam IPAL. Bau menyengat limbah memang sangat terasa. Dan berdasarkan pantauan awak media kolam IPAL pabrik CV. SBM itu hanya berjarak beberapa meter dari aliran sungai yang hilirnya ke Desa setempat. Bahkan, kolam IPAL terlihat berada dalam sepadan daerah aliran sungai (DAS). 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE