Babel Masih Aman Kendati Dikelilingi Daerah Zona Merah, Ceng Beng Ditiadakan

Dwi H Putra    •    Rabu, 25 Maret 2020 | 21:19 WIB
Nasional
Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa ketika pers conference di Posko Tim Reaksi Cepat Penanganan Covid-19 di VVIP Bandara Depati Amir lama, Rabu (25/3/2020).  (Dwi HP/wowbabel)
Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa ketika pers conference di Posko Tim Reaksi Cepat Penanganan Covid-19 di VVIP Bandara Depati Amir lama, Rabu (25/3/2020). (Dwi HP/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Penyebaran virus Covid-19 terus menyebar ke beberapa provinsi di Indonesia, sedangkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sampai saat ini masih negatif, kendati sudah dikelilingi daerah zona merah.

"Sampai saat ini kondisi di Babel masih aman karena masih negatif, kendati posisi Babel sebagai daerah kepulauan membuat akses penyebaran sangat terbuka mengingat ada dua bandara dan enampelabuhan di Bangka dan Belitung," kata Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa ketika pers conference di Posko Tim Reaksi Cepat Penanganan Covid-19 di VVIP Bandara Depati Amir lama, Rabu (25/3/2020).

Dijelaskannya saat ini sudah 18 provinsi yang terjangkit virus Covid-19, dilihat penyebarannya, Babel sudah dikelilingi daerah zona merah, seperti Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah, Banjarmasin Kalimantan Timur, Jawa dan Kepulauan Riau.

"Kita dibawah yang masih negatif sampai sekarang," ujarnya.

"Di Bandara Depati Amir mencapai 4 ribu penumpang setiap hari sedangkan Bandara HAS Hanandjoeddin lebih dari 1000 penumpang. Belum di pelabuhan seperti Pelabuhan Pangkalbalam, Tanjung Gudang Belinyu dan Tanjung Kalian Muntok di Pulau Bangka. Sedangkan di Belitung ada Pelabuhan Tanjung Batu, Tanjung Ru dan Tanjung Pandan," jelas Mikron.

Halaman