Kekurangan VTM, Di Bangka Sulit Cek Sampel Buat ODP

Dwi H Putra    •    Kamis, 26 Maret 2020 | 17:35 WIB
Nasional
Press Conference Gugus Tugas penanganan Covid-19 Babel. (Dwi HP/wowbabel)
Press Conference Gugus Tugas penanganan Covid-19 Babel. (Dwi HP/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Akibat kekurangan Virus Tranfer Media (VTM) menyebabkan rumah sakit rujukan yang ada di Pulau Bangka tidak bisa mengambil sampel darah Orang Dalam Pemantauan (OPD), berbeda dengan kondisi di Pulau Belitung yang hanya mengcover satu rumah sakit dari dua kabupaten. 

"Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini mengcover kebutuhan lima kabupaten se-Bangka, yang ditujukan ke dua rumah sakit rujukan sesuai intruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan tiga rumah sakit rujukan berdasarkan intruksi Gubenur Babel," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 Babel, dr Astrid kepada wartawan saat Pers Conference di Pusdalops, Kamis (26/3/2020). 

"Sesuai dengan pedoman Kemenkes, ODP harus diperiksa, tapi karena keterbatasan media di laboratorium hingga saat ini masih tersisa 10 buah," ujarnya. 

Dijelaskan Astrid, penggunaan VTM di Bangka benar-benar diprioritaskan bagi orang yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau ODP yang kontak langsung dengan mereka yang dinyatakan PDP. 

"Dinkes atau rumah sakit di Belitung mereka usaha sendiri pengadaan VTM nya, dan kami dari Dinkes Babel juga sudah melakukan pengadaan VTM sebesar Rp 8 juta, mudah-mudahan segera terealisasi untuk ODP dan PDP," tandas Astrid. 

Terkait pengusiran perawat yang terjadi di luar Babel, dikatakannya mudah-mudahan itu tidak terjadi, apalagi solidaritas masyarakat Babel sangat tinggi dalam hal kerukunan bermasyarakat. 

Halaman