Rawat PDP, Tim Medis RSUD Sejiran Setason Ikut Dikarantina

Chairul Aprizal    •    Kamis, 26 Maret 2020 | 21:37 WIB
Lokal
dr. Ratnosoppi, Direktur RSUD Sejiran Setason Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)
dr. Ratnosoppi, Direktur RSUD Sejiran Setason Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Direktur RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat dr.Ratnosoppi menyiapkan rumah dinas, dan suplemen ekstra puding untuk tenaga medis yang saat ini khusus menangani pasien suspect Corona.

"Kita fasilitasi karena mereka benar-benar gak pulang kerumah, sampai hasilnya keluar," ucap dr.Ratnosoppi, Kamis, (26/03/2020), ditemui di RSUD Sejiran Setason.

Ratno menuturkan khusus untuk semua tenaga medis dan nonmedis yang terlibat dalam perawatan 1 (satu) orang pasien PDP di RSUD Sejiran Setason tidak diperkenankan pulang sampai hasil keluar.

"Kalau hasilnya positif kita tambah karantinanya menjadi empat belas hari," ungkap Ratno.

Ratno menjelaskan untuk merawat satu pasien suspect yang saat ini ada, dilakukan oleh tim khusus untuk corona karena memiliki tingkat penularan sangat tinggi.

"Karena mereka gak boleh berhubungan dengan orang luar, tingkat penularannya sangat tinggi," ucapnya.

Ratno juga menerangkan untuk tim khusus itu juga akan ikut dipantau terkait ada atau tidaknya gejala gejala penularan yang timbul.

"Tim medis ini demam, batuk pilek, sesak misalnya itu kita pantau juga karena kita mengejar dengan hasil pemeriksaan lab," ujarnya.

Tim khusus ini disebutkan tidak akan merawat pasien lain hanya khusus untuk menangani pasien covid-19.

"Selama hasil belum keluar mereka kita karantina," ujar Direktur RSUD Sejiran Setason. (Rul/wb)

Halaman