Terapkan WFH, Pemkab Bateng Gunakan Aplikasi Si Pelawan dan Si Ketawai

Herdian wow    •    Kamis, 26 Maret 2020 | 10:07 WIB
Lokal
Kabid Pembinaan Informasi Kepegawaian BKPSDM Bateng, Hendri Artoz.(her/wb)
Kabid Pembinaan Informasi Kepegawaian BKPSDM Bateng, Hendri Artoz.(her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com - Merebaknya penyebaran Covid-19 diberbagai daerah membuat Pemkab Bateng membuat terobosan dan mulai kemarinAparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sudah mulai efektif menerapkan pola Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Kepala BKPSDM Bateng Wahyu Nurrakhman, mengatakan akan diterapkan sistem shift dengan jumlah kehadiran per hari sebanyak 30 persen dari jumlah ASN.

Terkait mekanisme WFH Kabid Pembinaan Informasi Kepegawaian BKPSDM Bateng, Hendri Artoz mengatakan setidaknya Pemkab Bateng memiliki dua aplikasi yang digunakan untuk menunjang kelancaran WFH yakni Sistem Presensi Elektronik Selawang Segantang (Si Pelawan) dan Sistem Kinerja Tahunan Pegawai (Si Ketawai).

"Sebenarnya aplikasi Si Pelawan ini kita sudah kerja sama dengan Diskominfo, tujuannya untuk memandirikan kawan-kawan dalam hal absen, sehingga tidak terpaku dengan finger print,"terangnya, Rabu, (25/03/2020).

Setelah merebaknya kasus Covid 19, ia mengatakan jika absensi menggunakan finger print bisa menjadi media penularan Covid 19 sehingga aplikasi Si Pelawan diuji cobakan kembali, dan ia mengaku banyak yang merespon positif, dikarenakan di aplikasi tersebut ASN dapat memantau apakah sudah melakukan absensi atau belum.

"Mereka hanya bisa mengabsen di kantor masing-masing, misalkan saya di kantor BKPSDM ketika saya ke Setda itu tidak bisa mengabsen karena sudah terkunci di titik GPS dengan radius 50 meter," jelasnya.

Namun dikarenakan saat ini sedang menerapkan pola WFH maka ASN yang sedang berada di rumah bisa memilih absensi di presensi shift, yang sudah diatur di aplikasi tersebut.

Sehingga ASN bisa tetap mengabsen meskipun berada di rumah. Sedangkan untuk menunjang kelancaran bekerja ASN akan menggunakan aplikasi Si Ketawai yang sudah pernah di uji coba pada tahun 2019 kemarin, yang mana aplikasi ini dapat memantau kinerja ASN dalam bekerja.

"Nanti ASN akan log in, dan akan kida modifikasi, seperti yang ada di BKN, bahwa ASN yang bekerja di rumah akan terlihat sedang online oleh atasannya langsung, dan ASN juga bisa menyerahkan atau mengumpulkan tugasnya melalui aplikasi tersebut," tukasnya. (her/wb)

Halaman