Dindik Bateng Mendukung Mendikbud Batalkan UN

Herdian wow    •    Jumat, 27 Maret 2020 | 15:29 WIB
Lokal
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bateng, Drs Iskandar.(her/wb)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bateng, Drs Iskandar.(her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com -- Penyebaran virus corona (Covid-19) makin meluas, sehingga pemerintah membuat kebijakan sosial distancing. Lantas bagaimana nasib pendidikan ditengah pandemi wabah corona?

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bateng, Drs Iskandar, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) khusus tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan di tengah wabah penyebaran Covid-19.

SE bernomor 4 tahun 2020 diteken pada 24 Maret 2020 lalu oleh Nadiem Makarim. SE ini berisi tentang bagaimana memprioritaskan kesehatan para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah, termasuk keputusan pemerintah membatalkan ujian nasional (UN) 2020

"Kita dukung semua keputusan yang dilakukan oleh Mendikbud dan ini merupakan langkah yang tepat dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dimana semua pihak sangat menghawatirkan penyebaran virus corona ini," paparnya Jumat, (27/03/2020)

Ia juga menjelaskan bahwa jadwal semula kegiatan UN untuk SMA akan dilakukan pada hari Senin depan dan selanjutnya akan disusul oleh UN untuk SMP, namun jika UN ditiadakan maka akan diganti dengan nilai kumulatif dari kelas satu sampai kelas tiga SMP atau SMA. 

"Kalau dilihat sementara ini seperti itu, tapi nanti kan ada petunjuk resminya, bagaimana perhitungannya, tapi belum tau juga kapan juknisnya akan ada," jelasnya.

Untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), Iskandar mengatakan bisa dilakukan dengan via online, sehingga tidak perlu datang langsung ke sekolah dan melakukan tatap muka pada saat PPDB. Namun hal ini belum bisa dipastikan dikarenakan pihaknya belum mendapatkan petunjuk teknis resmi dari Kementrian Pendidikan terkait PPDB via online ini. (her/wb)

Halaman