Lawan Covid-19, Pemprov Babel Distribusikan 2.000 APD ke RS dan Puskesmas

Dwi H Putra    •    Jumat, 27 Maret 2020 | 16:22 WIB
Lokal
Pendistribusian APD yang merupakan bantuan dari BNPB ke rumah sakit dan puskesmas di Bangka Belitung.(dwi/wb)
Pendistribusian APD yang merupakan bantuan dari BNPB ke rumah sakit dan puskesmas di Bangka Belitung.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendapatkan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 2.000 Alat Pelindung Diri (APD) untuk kebutuhan di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Babel yang dikirimkan menggunakan pesawat terbang.

"APD di kami minim sekali bahkan mendapatkan bantuan dari masyarakat, ambil contoh saat ini di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Babel sudah menggunakan jas hujan karena kekurangan APD. Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan bantuan APD dari BNPB sebanyak 2.000 buah dan difasilitasi oleh kawan-kawan Kementerian Pertahanan Wilayah Babel," kata Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Jumat (27/3/2020).

Dijelaskannya, pengiriman APD ini merupakan dropping serentak di seluruh Indonesia, ketersediaan APD sangat membantu dalam melakukan pelayanan kesehatan terhadap ODP maupun PDP, karena diketahui saat ini Covid-19 sedang mewabah dan banyak sekali tenaga kesehatan saat ini yang terpapar Covid-19 ini.

"Kami juga berharap untuk APD dari pengadaan provinsi bisa segera terealisasi, saat ini APD pun sangat langka di pasaran, kalaupun ada harganya sudah sangat mahal sekali," jelas Mikron.

"Pakaiannya saja yang dulunya hanya Rp 75 ribu saat ini harganya melonjak hingga Rp 400 ribu ini belum termasuk helm, kacamata dan sarung tangan dan ini sangat disesalkan bahwa ada orang yang memanfaatkan situasi sulit ini," ungkapnya.

Lanjut Mikron, pendistribusian APD yang datang hari ini merujuk pada dua rumah sakit (RS) yang menjadi rujukan penanganan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan dan enam RS di kabupaten yang menjadi rujukan provinsi, dan APD ini akan didistribusikan ke RS tersebut dengan memprioritaskan APD bagi tenaga kesehatan, dengan harapan mereka terus sehat dan bisa melakukan pekerjaan dengan lancar dan aman dalam merawat ODP maupun PDP di Babel ini.

Halaman