Umat Beragama Sepakat Berikhtiar Cegah Covid-19

Dwi H Putra    •    Jumat, 27 Maret 2020 | 15:48 WIB
Lokal
Kesepakatan Para Pemuka Agama di Bangka Belitung untuk Mencegah Covid-19.(dwi/wb)
Kesepakatan Para Pemuka Agama di Bangka Belitung untuk Mencegah Covid-19.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Naziarto, mengatakan sebagai umat beragama, semua bersepakat untuk berikhtiar bagi kehidupan sebagai umat manusia, agar terhindar dari Covid-19 dan berharap bencana ini cepat berlalu, dan dengan kesepakatan bersama ini juga diharapkan, kerukunan umat beragama di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) semakin baik.

"Dalam rangka penanganan Covid-19 ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel saja, tetapi seluruh masyarakat termasuk para pemuka agama," Naziarto saat memimpin Rapat Pembahasan Kesepakatan Bersama Terkait Pelaksanaan Ibadah Bagi Umat Beragama di Babel, Jumat (27/3/2020).

"Pemuka agama berperan sangat penting dalam rangka mengomunikasikan kebijakan pemerintah kepada umat beragama masing-masing," ujarnya.

Dijelaskannya, Babel yang saat ini masih terkonfirmasi negatif Covid-19 selayaknya bersyukur, namun tetap harus berusaha dan waspada agar virus ini tidak masuk ke daerah ini, dengan menetapkan Babel sebagai Status Keadaan Tertentu.

Lanjut Naziarto, mengingat dalam waktu dekat ini ada beberapa kegiatan keagamaan seperti Ritual Ceng Beng, Paskah, Bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri serta beberapa kegiatan keagamaan lain, maka Pemprov Babel mengundang para pemuka agama ini membahas kesepakatan bersama mengenai pelaksanaan ibadah, di tengah upaya pencegahan Covid-19 melalui Social/Physical Distancing yaitu larangan pertemuan-pertemuan massal atau yang mengundang keramaian.

"Kami tidak melarang menjalankan ibadah, tetapi tidak secara massal. Diimbau umat menjalankan ibadah secara pribadi," jelas Naziarto.

"Terhadap akan adanya persepsi yang timbul dengan adanya kebijakan ini, peran tokoh agama sangat penting untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar mudah dipahami dan diikuti," harapnya.

 

Halaman