Dilaporkan Pengusaha Tambak Udang, Srikandi DPRD Basel Tak Gentar

Aston    •    Senin, 30 Maret 2020 | 21:58 WIB
Lokal
Anggota DPRD Basel mendengarkan penjelasan pengusaha tambak udang terkait IMB. (Astoni/wowbabel)
Anggota DPRD Basel mendengarkan penjelasan pengusaha tambak udang terkait IMB. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Ketua Komisi II DPRD Bangka Selatan (Basel), Dian Sersanawati tak bergeming dengan laporan pengusaha tambak udang PT. SJL ke Polda Bangka Belitung. Dian menegaskan mereka bekerja sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Itu hak mereka untuk melaporkan, kita sudah bekerja sesuai SOP (standar operasional prosedur)," tegas Dian Sersanawati, Senin (30/3/2020).

Ia mengatakan sebagai wakil rakyat wajib melaksanakan fungsi pengawasan dan telah mereka lakukan  karena PT. SJL dilaporkan belum mengantongi izin mendirikan usaha pembudidayaan tambak udang. Terlebih lokasi tambak masuk dalam kawasan pariwisata bahari andalan milik Bangka Selatan, Tanjung Kerasak. 

"Saat kita coba mengklarifikasi kepada pihak perusahaan dilapangan, mereka tidak bisa sama sekali menunjukan satu surat ijin.  Katanya ada dari Desa ternyata setelah kita baca suratnya hanya untuk pembuatan NPWP. Dan jug Kata mereka ada ijin dari Camat kita tanya ijinnya mana, tetapi mereka tidak dapat menunjukkannya," ujar politisi PDIP itu.

Pihaknya juga mengklarifikasi kepada pihak perusahaan apakah sudah mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB), lantas PT. SJL hasil pantauan mereka di lapangan telah mendirikan bangunan permanen. 

"Saya tanya IMB (izin mendirikan bangunan) ada nggak katanya ada tapi sekali lagi mereka tidak bisa menunjukkannya. Mereka bilang tidak ada aktivitas di tambak, tapi kenapa sudah ada bangunan dan kolam yang besar. Dan hutan sudah dibabat tapi ijin nggak ada. Atas dasar apa mereka bisa membangun disitu?," tukasnya. (Astoni/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE