Kebijakan Publik Sebagai Komunikasi Politik, Peranan Pemerintah Dalam Mengatasi Covid19 (Bagian 1)

Anja Kusuma Atmaja. (Ist)
Anja Kusuma Atmaja. (Ist)

SERANGAN mendadak dan telak Covid19 (Corona Virus) di Indonesia merupakan kejutan yang tak mampu ditepis dengan baik. Virus yang pada awalnya hanya terjadi di wuhan China pada januari silam ini menjadi momok menakutkan bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia khususnya. Setelah berbagai bantuan dari pemerintah Indonesia disampaikan sebagai bentuk solidaritas kepada negara tetangga tersebut, berupa bantuan masker dan keperluan lainnya untuk membantu wuhan agar mampu mengatasi dan melawan penyebaran virus corona tersebut. Malah Indonesia pun tak luput dari sebaran covid19 itu.

Sesuatu yang tidak disangka, minggu pertama bulan maret menjadi mimpi buruk bagi masyarakat Indonesia. Kita seolah tidak siap dengan serangan mendadak yang dilancarkan oleh virus yang telah menyebar hampir keseluruh permukaan dunia ini. Nyaris, tidak ada satu negara pun yang luput dari serangan yang mengerikan dari bahayanya virus ini. Setiap orang yang terjangkit memiliki kesempatan sembuh atau berakhir di pemakaman yang menyedihkan. Tidak ada yang lebih menakutkan ketika semua orang akan saling mencurigai satu sama lain, siapa dan kapan akan terserang.

Beruntunglah bagi orang-orang yang terpapar virus ini namun memiliki kekuatan fisik dan imunitas yang bagus. Tentunya mereka akan tetap sehat dan bugar seperti tidak pernah mengalami apapun. Lain hal dengan apa yang akan terjadi bagi mereka yang memiliki kelemahan dalam kesehatan tubuh. Orang yang memiliki riwayat penyakit lain akan lenih rentan ketika berhadapan dengan pandemi yang ganas ini, dan akan menyulitkan tenaga medis yang menjadi garda terdepan terhadap penanganan virus yang sudah mulai banyak merenggut nyawa manusia di bagian dunia lainnya, seperti Italia, Amerika dan beberapa negara lainnya.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE