Gegara Wabah Corona, KPU Babar Kembalikan Dana Pilkada 2020

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi.(rul/wb)
Ketua KPU Bangka Barat, Pardi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat Pardi menyatakan akan mengembalikan dana Pilkada Bangka Barat 2020 yang telah diterima melalui NPHD dengan Pemkab Bangka Barat sebesar Rp 15,9 miliar.

Diakuinya berhubungan dengan situasi wabah Corona saat ini, semua tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 dihentikan sementara dan paling lambat akan ditunda satu tahun.

Pardi menerangkan pencairan anggaran Pilkada itu melalui proses tahapan dan tidak sekaligus, dan baru terpakai sekitar 20 persen saja untuk pencairan tahap pertama ini.

"Tahap pertama kemarin sekitar enam miliar tapi dari enam miliar itu mungkin baru dua puluh persen saja yang digunakan" ujar Pardi, Rabu (01/04/2020).

Pardi menuturkan tahapan Pilkada Bangka Barat baru berlangsung tiga bulan dari Januari sampai Maret 2020.

"Kami tinggal saja dari keputusan KPU RI terkait pengembalian sisa dana hibah" kata Pardi.

Pardi menyebutkan pada dasarnya KPU Bangka Barat sudah menghentikan semua tahapan dan menunggu Perppu.

"Misal kata perppu pemilu ditunda satu tahun artinya ada penjadwal ulang KPU RI, NPHD dibalikin dan diusulkan ulang tahun depan," imbuh Pardi.

Pardi menuturkan dana yang sudah cair akan dipulangkan dan yang belum cair dibatalkan proses pencairannya dari NPHD tersebut dan akan diusulkan NPHD ulang di tahun depan.

"Bisa saja direalokasikan tapi itukan jika sudah dipulangkan kan kita serahkan ke pemerintah daerah mau menggunakan anggaran itu untuk kepentingan penanggulangan bencana atau kegiatan yang lain," jelasnya.

Pardi menuturkan akan NPHD ulang di tahun 2021, kemungkinan usulannya jika di NPHD ulang akan lebih kecil.

"Kecuali KPU RI membuat tahapan ulang misal verifikasi calon perseorangan diulang, atau rekrutmen PPK dan PPS direkrut kembali," tukas Pardi.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL