Lawan Covid-19, Puskodalops Distribusi 4.200 Rapid Tes

Rapid tes yang telah dipersiapkan untuk didistribuaikan.(dwi/wb)
Rapid tes yang telah dipersiapkan untuk didistribuaikan.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pusat Komando Pengendalian dan Operasional (Puskodalops) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanggulangan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mendistribusikan sebanyak 4.200 buah rapid tes ke seluruh Dinas Kesehatan (Dinkes) di wilayah Babel.

"Rapid tes ini kami terima dari pihak ke tiga yakni Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebanyak 4.800 buah, dan langsung kami distribusikan ke instansi terkait se-Babel," kata Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penanggulangan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Rabu (1/4/2020).

"Ini salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di daerah ini," ujarnya.

Dijelaskannya, rapid tes yang diterima tersebut berjumlah empat dus sebanyak 4.800 buah dikirimkan melalui jalur penerbangan ke Babel oleh pihak ketiga. Kemudian, rapid tes itu didistribusikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Babel sebanyak 600 buah, Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Babel sebanyak 400 buah, Dinkes Kabupaten Bangka sebanyak 400 buah, Dinkes Kabupaten Belitung Timur sebanyak 300 buah, Dinkes Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 600 buah, Dinkes Kabupaten Bangka Barat sebanyak 400 buah, Dinkes Kabupaten Belitung sebanyak 600 buah, Dinkes Kabupaten Bangka Barat sebanyak 400 buah dan Dinkes Kota Pangkalpinang sebanyak 500 buah.

"Dari dinkes setempat nantinya didistribusikan ke rumah sakit masing-masing sesuai kebutuhan yang diajukan mereka, kami disini hanya mendistribusikan sesuai pengajuan dan permintaan dari instansi terkait," jelas Mikron.

"Untuk sisa rapid tes sebanyak 600 buah masih kami simpan di gudang, sebagai stok jika nanti diperlukan instansi apabila kekurangan," paparnya.

Ditambahkannya, rapid tes ini nantinya digunakan pihak terkait untuk memeriksa secara cepat bagi tenaga medis, orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pemantauan (PDP) yang benar-benar harus didahulukan, supaya bisa diketahui kondisi kesehatannya.(dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL