Lawan Covid-19, Penundaan Pilkada Berdampak Pada Lembaga Adhock Bawaslu

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan.(dwi/wb)
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan, mengatakan penundaan tahapan Pilkada 2020 berdampak pada kerja pengawas pemilu adhock di Babel.

Menurutnya, dengan terbitnya Surat Edaran KPU Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU terkait Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, berakibat pada penundaan kerja pengawasan khususnya Pengawas Pemilu di tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa.

"Pasalnya ada tiga sub tahapan Pemilihan 2020 yang dipastikan tertunda terhitung tanggal 31 Maret 2020, yakni verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan, pembentukan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih, dan Pemuktahiran dan Penyusunan Daftar Pemilih," kata Edi Irawan di Pangkalpinang, Jumat (3/4/2020).

"Sampai dengan hari ini Bawaslu Babel sudah melakukan pengawasan penundaan terhadap Surat Edaran KPU dan Surat Edaran terbaru Bawaslu Pusat, ini berakibat pada penundaan kerja terhadap lembaga adhoc bawaslu di kecamatan dan kelurahan pada empat kabupaten yang menyelenggarakan pilkada di Babel," ujarnya.

Lanjutnya, penundaan pengawasan tahapan pemilihan ini sampai dengan batas waktu yang ditentukan kemudian, namun dirinya bersama jajaran Bawaslu Babel akan terus mengikuti perkembangan penyebaran Covid-19 dan menunggu instruksi Bawaslu RI.

Dirinya juga mengimbau kepada jajaran Bawaslu di Babel untuk selalu waspada dan melindungi diri beserta keluarga dari paparan Covid-19, serta tetap melakukan hal-hal pengawasan melalui teknologi informasi.

"Saya mengimbau ke seluruh jajaran tetap waspada dan tetap bekerja produktif, sekarang kan ada teknologi informasi yang bisa dimanfaatkan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi terkait tugas-tugas pengawasan," pungkas Edi.(dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL