Lawan Covid-19: Jika Nekat Mudik, ASN Pemkot Pangkalpinang Terancam Sanksi

ASN Pemkot Pangkalpinang.(hen/wb)
ASN Pemkot Pangkalpinang.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Dalam upaya mencegah laju penyebaran virus Corona atau Covid-19, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Pangkalpinang sementara diminta tidak bepergian keluar daerah ataupun mudik.

Pengumuman larangan tersebut juga dipublikasikan oleh akun resmi Kementerian PANRB melalui akun Twitter resmi @kempanrb.

"#RekanASN, mudik mjd kegiatan yg paling dinantikan setiap tahunnya. Namun di tengah pandemi ini, ASN diminta utk TIDAK MUDIK guna memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia," tulis Kementerian PAN-RB seperti dikutip wowabel.com

Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam juga meminta para ASN untuk dapat memperhatikan Surat Edaran (SE) Menpan-RB agar tidak melakukan mudik, kecuali dengan alasan yang tidak bisa dihindarkan lagi.

"Untuk diperhatikan Surat Edaran Menpan-RB sudah keluar. Kami ingatkan agar semua ASN mematuhi untuk tidak keluar daerah untuk tidak mudik, kecuali dengan alasan yang memang tidak terhindarkan lagi. Itupun harus mengikuti protokol pencegahan Covid-19," jelasnya, Sabtu (4/4/2020).

Radmida Dawam menyampaikan bagi yang sengaja melanggar ketentuan tersebut maka akan dikenakan sanksi ringan hingga terberat. Bahkan bisa diberhentikan sebagai ASN.

"Bagi yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sanksi ringan sedang dan berat. Saudara diberhentikan sebagai ASN," kata dia.

Larangan mudik tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran serta mengurangi resiko penularan Covid-19 akibat mobilitas dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

"Ini untuk memutus mata rantai Covid-19. Kita jangan memikirkan diri kita sendiri, tapi pikirkan juga dampak kepada orang lain. Sebagai ASN harus menjadi panutan," imbuhnya.

"Dan Pemkot Pangkalpinang akan memberlakukan sanksi sesuai Surat Edaran Menpan terbaru untuk diindahkan dipatuhi," tukas Radmida.(hen/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL