Lawan Covid-19, Kondisi Kesehatan Dua Pasien di RSUD Depati Hamzah Membaik

Direktur RSUD Depati Hamzah, dr Muhammad Fauzan. (Dwi HP/wowbabel)
Direktur RSUD Depati Hamzah, dr Muhammad Fauzan. (Dwi HP/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang saat ini merawat dua pasien terkait Covid-19, keduanya menjalani karantina setelah menjalani Rapid Tes dengan hasil positif dan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 

"Saat ini kondisi kedua pasien membaik, satu pasien bahkan dipersiapkan untuk dipulangkan," kata Direktur RSUD Depati Hamzah, dr Muhammad Fauzan, Selasa (7/4/2020) malam.

"Jumlah pasien yang tadinya tinggal satu orang masih menunggu dari hasil swab terakhir, dan Senin (6/4/2020) malam ada pasien baru, jadi dua orang," kata Direktur RSUD Depati Hamzah, dr Muhammad Fauzan, Selasa (7/4/2020) malam.

Dijelaskannya pasien yang baru masuk ini, bekerja sebagai petugas medis yang diperbantukan di bandara, ia mengalami demam, batuk dan pilek serta sesak nafas.

"Rapid tes yang dilakukan di posko hasilnya sepertinya positif palsu, karena ada garis dua berbayang, setelah kita cek ulang di Pemkot, hasilnya negatif, tapi sampel swab sudah dikirim ke Jakarta, mudahan-mudahan hasilnya bagus," harapnya.

Lanjut dr Fauzan, kedua pasien yang kini dirawat adalah warga Kota Pangkalpinang, yang terpantau terus mengalami peningkatan kondisi kesehatan.

"Kondisi tadi malam demam sudah turun, sudah dikunjungi dokter spesialis paru, sudah ronsen dan pemeriksa darah," jelas dr Fauzan.

 

Siapkan Ruangan Baru

Sementara itu, besok rencananya RSUD Depati Hamzah akan menempatkan ruangan baru untuk isolasi di gedung baru yang sudah dipersiapkan.

"Kami sudah usulkan anggaran mudah-mudahan bisa disetujui, untuk membuatkan ruangan ICU tekanan negatif dengan ventilator untuk dua atau tiga ruangan," ulasnya.

Ruangan karantina atau isolasi biasa yang akan digunakan nantinya saat ini sudah dibersihkan dan sudah bisa dipakai.

"Kami berharap penyebaran Covid-19 di Kota Pangkalpinang bisa ditekan, seiring isolasi mandiri yang dijalani masyarakat," pungkasnya. (Dwi HP/wb)



MEDSOS WOWBABEL