Terdampak Covid-19, TPI Pasar Muntok Sepi

TPI Pasar Muntok, Bangka Barat sejak dua bulan terlihat sepi.(rul/wb)
TPI Pasar Muntok, Bangka Barat sejak dua bulan terlihat sepi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Pengelola TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di Pasar Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bakri Ahmad mengeluh sudah dua bulan ini pelelangan ikan sepi dan lesu.

"Masalah cuaca, terus masalah Corona ini juga mulai sepi sekitar dua bulan yang lalu,” ungkap Bakri saat ditemui di lokasi TPI Pasar Muntok, Rabu (08/04/2020).

Bakri mengatakan dampaknya pendapatan TPI dan nelayan menjadi berkurang jauh ketimbang biasanya.

"TPI ini jelas kalau tidak ada dari nelayan tidak ada jugalah, bulan belakangan tadi saya beritahu cuma dua ratus lebih ribu untuk sebulan, untuk retribusi pun tidak ada yang masuk," ungkapnya.

Bakri menyebutkan pelelangan dalam seminggu sering kosong, terkadang jikalau pun buka hanya ada beberapa saja jenis ikan seperti tamban, ciu dan cumi.

"Kalau harga ikan selama Corona ini malah turun, selama tidak ada TPI kadang ngambil ikan ke gudang ikan, nelayan bagan saat ini stop dulu karena cuaca buruk," ujar Bakri.

Kabid Perikanan dan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka Barat Yopi Mardiana, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut lantaran nelayan yang ikut terdampak wabah Covid-19.

"Ini juga sedang mendata terkait dengan hal itu, datanya mau kita rekap dulu kita gak sembarangan yang terdampak," ujar Yopi, ditemui di kantornya.

Salah satu penyebabnya adalah daya beli masyarakat ini yang sekarang berkurang.

"Jadi nelayan agak enggan melaut lantaran daya beli masyarakat kurang, kemudian harga ikan ekspor itu juga turun sekitar lima puluh persenlah,” tutur Yopi.

Menurut Yopi pihaknya masih menunggu petunjuk dari DKP Provinsi Bangka Belitung untuk mencari solusi pasar apakah harus melalui online.

"Dampak dari Covid-19 kemudian dari provinsi banyak gudang ekspor tutup seperti penerima negara Singapura itu tutup, ini ada informasi baru ini mulai minggu ini mulai dibuka ini,  nanti koordinasi dengan penyuluh dan pemilik gudang ikan,” tukas Yopi.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE