Wow.. Pemkab Basel Alokasi Rp 159 M untuk Tangani Covid-19

Aston    •    Kamis, 09 April 2020 | 16:43 WIB
Lokal
Pemkab  Bangka Selatan.(ist)
Pemkab Bangka Selatan.(ist)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 154 miliar untuk penanganan Covid-19. Anggaran tersebut berasal dari realokasi APBD Tahun 2020.

Anggaran realokasi APBD tersebut sudah ditandatangani Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer pada 6 April 2020 yang lalu perihal penyampaian hasil rasionalisasi/refocusing kegiatan serta realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di Bangka Selatan.

Realokasi anggaran dilakukan sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan  Barang dan Jasa dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019 (covid-19), Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020  Tentang Percepatan Penanganan corona virus disease 2019 (covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah serta Instruksi Menteri Dalam Negeri  RI Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan corona virus disease 2019 (covid-19).

Anggaran tersebut salah satunya berasal hasil pergeseran anggaran atau rasionalisasi anggaran di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Total angggaran hasil rasionalisasi dari setiap OPD sebesar Rp 58,6 miliar.

Sementara total recofusing atau realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, Bangka Selatan meng alokasikan sebesar Rp 159 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangka Selatan, Herman membenarkan realokasi anggaran tersebut yang berasal dari APBD Tahun 2020.

"Rasionalisasi anggaran dari setiap perangkat daerah sebesar Rp 58,600,637,200,00, salah satunya bersumber dari rasionalisasi anggaran perjalanan dinas sebesar 40 persen," ujar Herman dikonfirmasi wowbabel.com, Kamis (9/4/2020).

Ia mengatakan, total hasil refocusing atau realokasi anggaran penanganan Covid-19 Bangka Selatan sebesar Rp 159.400.503.100,00. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk persiapan penanganan Covid-19, seperti pengadaan alat kesehatan,  jaring pengaman sosial, dukungan terhadap industri dan UMKM, serta untuk pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

"Anggaran jaring pengaman sosial ini seperti bantuan kepada masyrakat miskin, operasi pasar, makam minum pasien yang terpapar Covid-19. Anggaran juga kita siapkan untuk dukungan Industri dan UMKM, serta anggaran untuk pemulihan ekonomi," tutur Herman.

Anggaran alat kesehatan seperti pengadaan alat pelindung diri (APD), dan anggaran sarana prasarana kesehatan serta untuk anggaran untuk dukungan SDM dialokasikan sebesar Rp 32.543.942.100,00.  Anggaran jaring pengaman sosial dialokasikan sebesar Rp 5.146.500.000,00. Anggaran dukungan Industri dan UMKM sebesar Rp 5.000.000.000,00, dan anggaran pemulihan ekonomi sebesar Rp116.560.061.000,00.(as/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE