Pasien 211 Terkonfirmasi Positif Covid-19, Ini Penjelasan Direktur RSMJ

Rumah Sakit Umum Daerah Marsidi Judono (RSMJ)Belitung.(ist)
Rumah Sakit Umum Daerah Marsidi Judono (RSMJ)Belitung.(ist)

TANJUNGPANDAN, www.wowbabel.com -- Rumah Sakit Umum Daerah Marsidi Judono (RSMJ)Belitung kembali mengeluarkan release terkait kondisi pasien 211 seorang laki-laki (34) yang berstatus Orang Dengan Pemantauan (ODP) yang positif ke dua di Belitung.

"Memang benar bahwa pada Sabtu (11/4/2020) keluar pengumuman oleh Pusat Krisis Kementerian Kesehatan bahwa Kabupaten Belitung bertambah satu pasien positif Covid-19 atas nama pasien 211 laki-laki (34) status ODP," kata Direktur RSUD Marsidi Judono, dr Hendra melalui pers release nya di Tanjung Pandan, Sabtu (11/4/2020) malam.

"Pasien tersebut awalnya adalah pasen ODP dengan hasil Rapid Test positif yang merupakan lokal transmission pertama di Pulau Belitung dari cluster pasien pertama di Babel, yaitu 034 Positif Covid-19," ujarnya.

Puslitbangkes Biomedis dan Tehknologi Dasar Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta membenarkan bahwa pasien 211 laki-laki (34) positif Covid-19 pada pemeriksaan Swab 1 dan negatif pada pemeriksaan Swab 2, ini artinya saat pengambilan sampel Swab tenggorokan pasien 211 yang diambil 5 April 2020 (Swab 1) dan 6 April 2020 (Swab 2).

Pasien sudah dalam proses penyembuhan dan terbukti sampai saat ini kondisi pasien 211 positif covid-19 tidak menunjukkan gejala apapun, sehat walafiat dan sekarang sedang dalam pemgawasan di ruang isolasi RSUD Marsidi Judono.

"Dan besok Minggu (12/4/2020) kami akan lakukan pemeriksaan Swab ulang kepada yang bersangkutan dan sampel akan dikirim Senin (13/4/2020)," jelas dr Hendra.

"Dengan hasil ini berarti RSUD Marsidi Judono sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19 se-Pulau Belitung telah menangani 332 orang terkait Covid-19 terdiri dari 17 PDP, 83 ODP, 231 OTG dan 2 kasus positif Covid-19," paparnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak panik, waspada dan tidak boleh kendor dalam menjalankan seluruh instruksi pemerintah daerah maupun pusat, demi memutus rantai penularan Covid-19 dan senantiasa berdo'a agar Babel dapat melalui bencana non alam ini dengan tidak menimbulkan banyak korban.(dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL