Erzaldi Berikan Semangat Belajar kepada Siswa Lewat Vidcon

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman melakukan video conference dengan guru dan wali murid, guna memberikan support terkait kondisi wabah covid-19 yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar terpaksa harus dilakukan di rumah siswa. (Dwi HP/wowbabel)
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman melakukan video conference dengan guru dan wali murid, guna memberikan support terkait kondisi wabah covid-19 yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar terpaksa harus dilakukan di rumah siswa. (Dwi HP/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Upaya yang dilakukan untuk memberikan semangat belajar kepada para siswa di situasi pandemi Covid-19 ini, bisa dilakukan melalui video conference (vidcon). 

Seperti yang dilakukan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, yang mengajak guru dan wali murid selalu melakukan komunikasi dengan baik, sehingga mendapatkan jalan keluar dari setiap permasalahan yang ada, termasuk masalah melawan wabah Covid-19 di Babel.

"Yang penting dengan doa, ikhtiar kita, kekompakan dan kebersamaan, kita harus mempunyai sikap yang sama, bahwa kita bersama-sama harus keluar dari bencana ini," kata Erzaldi Rosman di Pangkalpinang, Selasa (14/4/ 2020).

Vidcon kali ini dilakukan Gubernur Babel bersama Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Pangkalpinang, wali murid serta melibatkan para siswa-siswi SMA Negeri 3 Pangkalpinang, juga masyarakat yang terlibat di komite sekolah.

Di dalam vidcon ini banyak hal yang disampaikan para guru dan wali murid, mulai dari kondisi Babel di tengah wabah Covid-19, perkembangan ekonomi, masalah sosial, serta kegiatan belajar mengajar para guru di tengah wabah Covid-19.

Untuk masalah ekonomi, Erzaldi Rosman menjelaskan bahwa ekonomi Babel menurun, dan ini terjadi menyeluruh secara nasional hingga ekonomi dunia, karena semua negara terkena wabah virus ini. Akan tetapi, tidak semua sektor usaha anjlok di Babel, justru produksi di usaha perikanan meningkat.

"Di tengah mewabahnya Covid-19 ini, ekspor perikanan kita masih terus jalan ke Singapura, misalnya karena orang mau makan, Cina sekarang sudah mulai normal, dan telah membuka pintu eskpornya. Nah, hal-hal seperti inilah perlu kita kongkritkan lagi, harus kita pertahankan," ujarnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL