Tiga Hari Dirawat, PDP di RSUP Ir Soekarno Meninggal Dunia

Ketua Sekretariat Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dwi/wb)
Ketua Sekretariat Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dwi/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kabar duka, Innalillahi Wainnaillahi Rojiun, pasien dalam pengawasan (PDP) atas nama SA (38) warga Pangkalpinang, yang dirawat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meninggal dunia.

Pasien yang masuk ke RSUP pada Minggu (12/4/2020) sempat mendapat perawatan selama dua hari oleh tenaga medis di ruang isolasi khusus PDP yang tersedia di RSUP Babel.

"SA ini sudah dilakukan AHF, Nstemi, DM dan masuk PDP suspec Covid-19," kata Ketua Sekretariat Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Rabu (15/4/2020).

"Pagi ini pukul 06.10 WIB pasien dilaporkan henti nafas dan henti jantung, dilakukan RJP oleh tenaga medis namun sudah tidak bisa ditolong, sekitar pukul 07.42 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Pasien atas nama SA ketika masuk ke RSUP Ir Soekarno Babel sudah dilakukan pengambilan Swab sebanyak dua kali, yakni pada Minggu malam dan Senin (13/4/2020) pagi, namun pihak RSUP hingga saat ini masih menunggu hasil Swab dari Balai Penelitian dan Pembangunan Kesehatan (Balitbankes) Jakarta.

"Sudah di-Swab dua kali, masih menunggu hasilnya dari Pusat," jelas Mikron.

Pasien PDP ini, menambah daftar PDP yang meninggal dunia di Babel, terhitung hingga saat ini berdasarkan data yang masuk ke Pusdalops Percepatan Penanganan Covid-19, sudah ada enam orang PDP yang meninggal dunia, diantaranya Kabupaten Belitung dua orang, Kabupaten Bangka satu orang, Kabupaten Bangka Tengah satu orang dan Pangkalpinang dua orang.

Di Babel hingga saat ini terdata sebanyak empat orang terkomfirmasi positif Covid-19, tiga orang proses pemeriksaan dan satu meninggal dunia, sedangkan untuk PDP sebanyak 53 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 871 dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 364 orang.

"Oleh karena itu, kami tak bosan dan terus mengimbau kepada masyarakat, ayo bersama melawan Corona ini dengan menjalankan dan meningkatkan SOP yang ada," tukas Mikron.(dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL