HMI Babel Kembali Bergejolak, Pengurus Sah Buat Laporan ke Polisi

Poster bertemakan covid-19 yang disebut mengklaim jabatan sah Ketum HMI Cabang Babel. (Ist)
Poster bertemakan covid-19 yang disebut mengklaim jabatan sah Ketum HMI Cabang Babel. (Ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung kembali bergejolak. Setelah usai dengan urusan konferensi cabang (konfercab) yang dilaksanakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Kini organisasi salah satu organisasi Mahasiswa Islam tertua di Indonesia yang ada di Bangka Belitung itu ditempa badai dari internalnya.

Adyos yang mengaku bahwa terpilih dari pemilihan yang sah mulai membuat publik Bangka Belitung geger dengan menyematkan namanya sebagai ketua umum dalam selebaran poster yang menerima sumbangan masyarakat untuk penanggulangan covid19 di Bangka Belitung. 

Sebagai pengurus yang legal dan sah secara konstitusi, Brayen Kusuma selaku Ketua Bidang Pemberdayaan Aparat Organisasi menyayangkain sikap tidak dewasa dan inkonstitusional yang dilakukan oleh Adyos karena mengatasnamakan Ketua Umum HMI Cabang Bangka Belitung. Padahal menurutnya, Ketua Umum yang sah dan sudah mendapatkan pengesahan dari Pengurus Besar HMI adalah Risqi Khulafahu Sidqi.

"Kita agak menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh oknum Adyos dari komisariat ini, sudah dulu melaksanakan konferensi ilegal, sekarang membawa diri sebagai ketua HMI tanpa legalitas pula". Tandas Brayen yang kecewa.

"Saya bukannya ingin mempersoalkan apa yang dia lakukan terkait klaim nama HMI, jika itu urusan internal boleh saja, tidak masalah, tetapi ini sudah meranah ke arah publik. Mengumpulkan dana masyarakat itu nanti harus dipertanggungjawabkan, sementara dia punya legalitas SK dari Pengurus Besar di pusat saja tidak ada, bagaimana nanti laporan pertanggungjawabannya, masyarakat perlu cerdas dan kita akan tindak lanjuti perkara ini, khawatir nama baik HMI tercoreng karena pengumpulan dana ini tidak dilandasi dengan SK yang sah, dan Adyos ilegal dan itu kami anggap melanggar hukum" tambahnya geram.

Sudah tersebar ke media sosial bahwa Adyos mengatasnamakan HMI Cabang Bangka Belitung untuk menerima bantuan dari masyarakat terkait penanganan Covid19 di Bangka Belitung. Sementara kepengurusan yang Sah dipimpin oleh Risqi Khulafahu Sidqi belum pernah menyampaikan kegiatan tersebut. Brayen selaku kabid. PAO HMI Babel menyampaikan bahwa dirinya akan memperkarakan persoalan legalitas dan pencaplokan nama HMI yang dilakukan oleh Adyos sebagai pihak yang ilegal dan akan diproses secara hukum yang berlaku.

"Kita akan siapkan laporan hukum ke pihak berwajib atas tindakan yang dilakukan oleh Adyos ini karena mencaplok nama HMI Babel dengan tujuan menggalang dana tanpa legalitas yang benar, dan hal tersebut sudah saya koordinasikan kepada Ketua Umum HMI, RIsqi dan beliau sudah menyetujui, kita segera buat pelaporan, yang saya persoalkan nanti jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan malah imbasnya kepada kami pengurus yang sah", papar Brayen menjelaskan duduk persoalan. (Rel)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL