Kartini Massa Kini, Perjuangan Jurnalis Perempuan di Tengah Pandemi Covid-19

Tim_Wow    •    Selasa, 21 April 2020 | 16:39 WIB
Lokal
Meriyanti, video jurnalis asal Bangka Belitung.(dag/wb)
Meriyanti, video jurnalis asal Bangka Belitung.(dag/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Ditengah merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19) yang melanda negara-negara di dunia, seorang jurnalis wanita di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), harus berjuang untuk keluarga dan tanggungjawab sebagai duta informasi bangsa.

Terjaga tidur di pagi hari, Meriyanti, jurnalis disalah satu stasiun televisi nasional ini, bergegas melaksanakan aktivitas layaknya seorang ibu rumah tangga (IRT), mulai dari merapikan tempat tidur, mencuci, memasak, hingga menyapu rumah.

Dia juga selalu menyempatkan diri mendampingi anaknya belajar, mengingat saat ini sedang tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah, karena wabah Covid-19.

Setelah semuanya beres, ibu tiga anak ini segera menjalani tugas sebagai sebagai seorang video jurnalis. Seperti biasa, setibanya di lokasi ia mulai menggali informasi dan memvisualisasi, lalu mengolahnya menjadi sebuah berita untuk disampaikan ke publik.

Ketar-ketir bukan tidak dirasakan wanita 37 tahu ini, saat menjalankan tugas sebagai duta informasi bangsa ditengah Pandemi Covid-19. Namun rasa itu memudar, ketika panggilan jiwa menguatkannya untuk menjadi salah satu garda terdepan melawan virus corona lewat informasi yang disampaikan.

"Dengan kondisi seperti ini, apalagi saya seorang video jurnalis yang masih memiliki anak yang masih kecil-kecil, yang benar-benar harus safety bagaimana saya keluar rumah dan masuk rumah sepulang dari lapangan," tutur Meri, Selasa (21/4/2020).

Menurut Meri, dunia jurnalistik sudah ditekuni selama 10 tahun, yang penuh dengan suka duka.

"Jurnalis sudah panggilan jiwa, dimana ketika saya sedang berada di rumah saat mendapat informasi yang memang harus diinformasikan kepada masyarakat, mau tidak mau hati kecil ku memanggil untuk ke lapangan," ungkapnya.

Meriyanti merupakan salah satu contoh sosok Kartini masa kini, yang berjuang menerangkan informasi menjadi lebih jelas, di tengah maraknya berita hoax berseliweran di dunia maya hingga ketengah masyarakat.

"Memang tidak mudah sebagai seorang wanita berada di lapangan dalam kondisi saat ini, namun saya bangga berada di tengah masyarakat, berada diantara teman-teman. Saya bangga sebagai seorang jurnalis," tukasnya.(dag/wb)



MEDSOS WOWBABEL