Surat Sumbangan ASN Pemkot, Radmida : yang tidak mau tidak usah menyerahkan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam. (Dede/wowbabel)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, akhirnya menjawab polemik terkait format surat persetujuan sumbangan yang ditunjukkan bagi ASN di lingkungan Pemkot maupun tenaga medis di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

"Yang tidak mau menyumbang ya enggak apa-apa, tidak ada sanksi. Kenapa keluar surat persetujuan karena surat persetujuan itu memang diminta untuk auto debit. Kalau kami nanti langsung kumpul-kumpul takutnya tidak sampai, kalau itu kan bisa langsung. Dan bank juga tidak akan mau kalau tidak ada semacam surat kuasa," ungkap Sekda, Rabu (22/4/2020).

Sekda mengungkapkan uang tersebut akan masuk ke dalam rekening PGK Peduli yang dikelola oleh tim yang telah di SK kan oleh Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil.

"Rekening ini (PGK Peduli) dikelola oleh tim. Tim yang di SK kan walikota," ujarnya.

Sementara itu, bagaimana pengawasannya, menurut Sekda, pihaknya akan melaporkan nama-nama orang yang telah mendapatkan bantuan dari sumbangan tersebut ke situs web pertanggungjawaban Pemkot Pangkalpinang, juga web KPK.

"Kami akan melaporkan di web nama-nama yang mendapatkan itu seperti ada pertanggungjawaban kami di web. Kami juga akan memasukkan di web KPK," ujarnya saat ditanyai bagaimana mekanisme pengawasan uang sumbangan tersebut.

Radmida menyatakan sumbangan tersebut adalah berbentuk sukarela dan tidak memaksa, tidak dipotong, tidak juga ada sanksi bagi yang tidak menyumbang. 

"Bagi yang tidak mau tidak usah menyerahkan, enggak usah tanda tangan surat peryataan itu," kata Radmida Dawam.

Sebelumnya, terkait bagaimana mekanisme pengawasan sumbangan yang masuk ke rekening tertentu ini sempat menjadi perhatian anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Depati Amir Gandhi.

"Kalau bentuknya berupa sumbangan di rekening tertentu bagaimana pula mekanisme pengawasannya?," tanya dia saat menyikapi surat peryataan tersebut beberapa waktu lalu.

Terkait beredarnya surat peryataan itu di RSUD Depati Hamzah, Ghandi mengingatkan dalam persoalan ini para tenaga medis sebagai garda terdepan yang terus berjibaku dalam menangani wabah Covid-19, harus rela mengorbankan waktu untuk keluarganya, maka jangan lagi dibebankan.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL