Dana Pengawasan Pilkada Babar 2020 Baru Digunakan 50 Persen

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Rio Febri Pahlevi.(rul/wb)
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Rio Febri Pahlevi.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Rio Febri Pahlevi menyebutkan total NPHD untuk Pengawasan Pilkada Bangka Barat 2020 sebesar Rp 5,3 M dan sudah ada yang digunakan tahun 2019 sebesar Rp 300 juta.

"Dari 2019 kita sudah dapat tiga ratus juta dan sudah kita gunakan sesuai dengan fungsinya," ungkal Rio, Rabu (22/04/2020).

"Pada tahun 2020 terbagi menjadi tiga termin 40, 50, dan sisanya 10," terang Rio.

Pada periode pertama kemarin sebelum tanggal 14 Januari 2020 sudah menerima sebesar Rp 2 miliar.

"Sampai dengan KPU menyatakan Pilkada ditunda, dana tersebut masih ada dan juga kita konfirmasi ke pihak Pemda Alhamdulillah dana Pilkada Bangka Barat sampai sekarang yang senilai tiga miliar itu masih utuh," ujarnya.

Menurut Rio dana tersebut belum diambil dan belum dikembalikan karena masih menunggu juknis terkait dengan Perppu.

"Ini kan baru ditunda bukan dihentikan jadi menunggu dari perppu lah yang muncul nanti, ya mudah-mudahan bulan depan sudah muncul," harap Rio.

Rio menjelaskan dana hibah yang diserahkan oleh Pemkab Bangka Barat tersebut akan menjadi DIPA Bawaslu Provinsi Bangka Belitung.

"Dikarenakan kesekretariatan Bawaslu Kabupaten Kota seluruh Indonesia ini kan belum permanen," ungkap Rio.

Rio menyebutkan pihaknya hanya menandatangani sebagai Pelaksana Tugas NPHD setelah itu ditransfer dan nantinya menjadi DIPA Bawaslu Provinsi Bangka Belitung.

"Kemungkinan dari nilai dari dua miliar yang kita dapat ya kurang lebih disekitar lima puluh persen yang digunakan," tutur Rio.

Ditambahkan Rio, hingga kini 50 persennya lagi masih ada di rekening dan dana tersebut tidak dapat diganggu gugat.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL