Mahasiswa PMBS Basel Salurkan Beras untuk Warga Kepulauan

Aston    •    Kamis, 23 April 2020 | 14:04 WIB
Lokal
Mahasiswa asal Bangka Selatan (Basel) yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Bangka Selatan (PMBS) Jakarta Raya (Jaya) dan Bandung kembali salurkan bantuan kemanusiaan. Rabu (22/4/2020) kemarin para mahasiswa rela menyeberangi lautan menuju Kecamatan Kepulauan Pongok.(ist)
Mahasiswa asal Bangka Selatan (Basel) yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Bangka Selatan (PMBS) Jakarta Raya (Jaya) dan Bandung kembali salurkan bantuan kemanusiaan. Rabu (22/4/2020) kemarin para mahasiswa rela menyeberangi lautan menuju Kecamatan Kepulauan Pongok.(ist)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Mahasiswa asal Bangka Selatan (Basel) yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Bangka Selatan (PMBS) Jakarta Raya (Jaya) dan Bandung kembali salurkan bantuan kemanusiaan. Rabu (22/4/2020) kemarin para mahasiswa rela menyeberangi lautan menuju Kecamatan Kepulauan Pongok.

Sebanyak 215 kilogram beras disalurkan para mahasiswa kepada masyarakat yang tinggal di daerah Kepulauan Pongok. Beras tersebut diserahkan kepada pihak kecamatan setempat.

" Ada juga lima item APD (alat pelindung diri), lima baju Hazmat, lima helm pelindung dan 120 buah masker kain kepada puskesmas. APD juga kami salurkan ke puskesmas di Kecamatan Toboali, Puskesmas Rias, Kecamatan Simpang Rimba, Kecamatan Payung, PMI, dan PSC 119 Basel," ujar Tris Munandar selaku koordinator lapangan.

Tris mengatakan sasaran bantuan kemanusiaan tersebut berdasarkan hasil musyawarah dan diskusi para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMBS.

"Mutlak hasil dari diskusi teman-teman PMBS, disini saya selaku korlap turun langsung dalam mendiskusikan maupun terjun kelapangan mengenai prosedur dalam pembagian beras dan APD, semoga ini menjadi pemantik untuk mahasiswa Bangka Selatan agar terus bersemangat dalam berbuat kebaikan," tuturnya.

Revi selaku Ketua PMBS Jaya menyampaikan kegiatan yang mereka lakukan itu merupakan kegiatan untuk kesekian kali yang mereka lakukan sebagi bentuk kepedulian terhadap kampung halaman mereka Negeri Junjung Besaoh Bangka Selatan.

" Ini tahap empat dan lima  kami untuk dalam hal menanggulangi wabah Covid-19 sebelum Ramadan tiba. Sama-sama kita  bergotong royong dalam hal melawan covid dengan cara merelaksasikan kebijakan pemerintah dan tetap menjaga persaudaraan yang erat jangan sampai kita kehilangan moral dalam hal kemanusiaan," imbuh mahasiswa disalah satu universitas Negeri Jakarta itu.

Sementara Anash Barokah Ketua PMBS Bandung menyatakan aksi yang mereka lakukan murni  kegiatan mahasiswa yang terpanggil untuk ikut membantu masyrakat ditengah wabah Covid-19.

" Di sini PMBS berterima kasih ke PEKA Basel, tapi disini saya menegaskan bahwa aksi ini murni tanpa adanya tunggangi pihak berkepentingan yang memanfaatkan momentum Pilkada. Semoga wabah covid-19 cepat berlalu dan kita selalu dalam lindungannya," tukasnya.(as/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE