Masuk Pelabuhan Tikus, Sepuluh Penumpang Asal Sungsang Dikarantina

Kapolres Bangka Barat, AKBP DR M Adenan menggelar konferensi pers dalam kasus penahanan dua pemilik speedboat yang mengangkut penumpang ke Bangka Barat melalui pelabuhan tikus.(rul/wb)
Kapolres Bangka Barat, AKBP DR M Adenan menggelar konferensi pers dalam kasus penahanan dua pemilik speedboat yang mengangkut penumpang ke Bangka Barat melalui pelabuhan tikus.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kapolres Bangka Barat AKBP DR Muhammad Adenan menyampaikan pihaknya hanya menindak para pelaku pengangkut penumpang lewat pelabuhan tikus. Sementara itu para penumpang diserahkan ke Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Bangka Barat.

Adenan menyebutkan ada sebanyak  sepuluh penumpang dari kedua kapal speed 40 PK  pada Minggu (26/04/2020), menyeberangkan melalui Pelabuhan Nelayan Muntok.

"Terhadap penumpang yang kemarin sudah kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan sekarang sedang di karantina yang tujuannya ke Pangkalpinang dan Toboali,” ungkapnya.

Adenan mengatakan dari kesepuluh penumpang tersebut tujuannya berbeda-beda ada yang ingin ketemu keluarga, dan mudik. Pihaknya hanya menangani pengangkutnya saja, untuk penumpangnya diserahkan ke tim gugus untuk ditindaklanjuti dengan dipulangkan atau dikarantina untuk masuk Bangka Barat.

"Penumpangnya dikarantina, itu nanti kita serahkan ke Gugus Covid, kita bagian kapalnya saja. Kapalnya ini supaya jangan membawa penumpang lagi,” tukasnya.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL