Soal Penumpang Ilegal Menyeberang Lewat Pelabuhan Tikus di Muntok, Sidarta Sebut Ada Miskomunikasi

Sidarta Gautama, Sekretaris Gugus Covid-19 Kabupaten Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)
Sidarta Gautama, Sekretaris Gugus Covid-19 Kabupaten Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Satgas Covid-19 Bangka Barat mengakui bahwa kesepuluh orang penumpang ilegal yang menyeberang lewat jalur tikus Pelabuhan Nelayan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Minggu (26/04/2020) lalu, telah diloloskan dan dibiarkan masuk ke Bangka.

Hal ini diakui Sidarta Gautama selaku sekretaris Gugus Covid-19 Kabupaten Bangka Barat saat dikonfirmasi di pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Rabu (29/04/2020).

"Penumpangnya itu sudah dilepas lah istilahnya itu ketujuannya ya ketujuannya masing-masing," ucap Sidarta.

Sepuluh penumpang yang terdiri dari 4 mahasiswa dan 6 orang keluarga termasuk seorang PNS yang menyeberang dari jalur Sungsang itu, sudah menuju tujuannya di Bangka Belitung dan Muntok Bangka Barat hanya menjadi jalur masuknya saja.

"Sebenarnya tidak ada yang salah cuma kurang cantik kalau seandainya itu tadi dilepas dari posko itukan lebih cantik," katanya.

Sidarta mengungkapkan bahwa kesepuluh penumpang itu dilepaskan bukan dari tim gugus melainkan oleh pihak Satpol Air Polres Bangka Barat.

"Posisi pas di Airud, jadi dia kan dua speed, speed pertama masuk ke posko didata ditermo kemudian dibawa ke Airud semua supir dan penumpang sudah itu tidak kembali lagi lepas," jelasnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL