Mulai Hari Ini Tarif Penyeberangan Ferry Naik, Ini Rinciannya

GM ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Kabupaten Bangka Barat Rudy B Hanafiah.(rul/wb)
GM ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Kabupaten Bangka Barat Rudy B Hanafiah.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- GM ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Kabupaten Bangka Barat Rudy B Hanafiah menyampaikan ada kenaikan tarif mulai tanggal 1 Mei 2020 di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok Kabupaten Bangka Barat.

Rudy menjelaskan kenaikan tarif kapal ini berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No.92 Tahun 2020 Tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antar Provinsi dan Keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) No : KD.165/OP.404/ASDP-2020.

"Akan ada penyesuaian tarif, tarif antar provinsi dengan dasar dari Keputusan Menteri Nomor 92 Tahun 2020" kata Rudy, diwawancarai di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok, Jumat(01/05/2020).

"Jadi akan kita berlakukan mulai tanggal 1 Mei, untuk data perubahan tarif tiketnya itu bervariasi, di penumpang sepuluh ribu dan golongan berikutnya ada bervariasi," ungkap Rudy.

Adapun harga tarif penyeberangan yakni, Penumpang Dewasa (2 tahun ke atas) dari Rp 40.000 menjadi Rp 51.000, Bayi (0-2 tahun) Rp 8.800, Untuk kendaraan Golongan I dari Rp 60.000 menjadi Rp 65.000.

Golongan II dari Rp 107.000 menjadi Rp 120.000, Golongan III dari Rp 189.000 menjadi Rp 203.000, Golongan IV Kendaraan Penumpang dari Rp 775.000 menjadi Rp 909.000.

Golongan IV Kendaraan Barang dari Rp 673.000 menjadi Rp 791.000, Golongan V Kendaraan Penumpang dari Rp1.441.000 menjadi Rp 1.617.000, Golongan V Kendaraan Barang dari Rp 1.240.000 menjadi Rp 1.478.000.

Golongan VI kendaraan penumpang dari Rp 2.406.000 menjadi Rp 2.643.000, kendaraan barang dari Rp 1.972.000 menjadi Rp 2.241.000, Golongan VII dari Rp 2.458.000 menjadi Rp.2.683.000.

Golongan VIII dari Rp 3.431.000 menjadi Rp 3.861.000, Golongan IX dari Rp 4.935.000 menjadi Rp 5.285.000.

"Untuk kapal-kapal lintas antar provinsi, termasuk seluruh ferry di Muntok, tarifnya jadi begitu," imbuh Rudy.

Rudy menerangkan kenaikan itu bervariasi namun rata-rata kenaikannya berkisar sebesar 13 persen.

"Rata-rata kenaikannya tiga belas persen, tujuannya untuk menjaga kesinambungan usaha perlu dilakukan penyesuaian tarif akibat inflasi dan biaya-biaya pokok lainnya,"jelas Rudy.

"Usulan kenaikan ini sebenarnya sudah cukup lama, hanya baru dapat terealisasi saat ini," sambungnya.

Rudy menuturkan kenaikan tarif terakhir lintas provinsi ini sempat terjadi sebelumnya tiga tahun yang lalu.

"Enggak ada kaitannya dengan larangan mudik, proses pengajuan penyesuaian tarif itu levelnya di tingkat menteri sehingga waktunya lama. Proses pengusulan sudah satu setengah tahun yang lalu. Seharusnya persetujuan penyesuaian tarif itu tahun kemarin. Jadi gak ada kaitan dengan sepi atau Corona," tukas Rudy.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL