Lagi, Lahan Pemkot Seluas 3,4 Hektar Diserobot dan Dikavling Oknum

Papan kuburan yang dibongkar dan dibuang oleh oknum dari lahan yang ada di Kawasan Kampak. (Dede/wowbabel)
Papan kuburan yang dibongkar dan dibuang oleh oknum dari lahan yang ada di Kawasan Kampak. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Doni Prachyudi, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengambil langkah tegas terhadap dugaan penyerobotan lahan milik Pemkot yang berada di kawasan Kampak Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang.

Sebab kata Doni, lahan tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh Pemkot sebagai Tempat Perkuburan Umum. Sebab seingatnya, pembebasan lahan itu memang diperuntukkan sebagai lahan perkuburan umum.

Atas persoalan ini, Doni menekan pemerintah kota harus melakukan upaya hukum terkait tindakan oknum warga yang secara lancang mencaplok aset Pemkot. 

"Lahan 3,4 Ha itu lahan milik Pemkot Pangkalpinang yang berada di Kampak. Jika dibiarkan maka akan menjadi masalah ke depannya. Apalagi sudah di kavling oleh oknum warga. Pemkot harus bertindak," tegasnya.

"Warga pun sudah ada memakamkan orang meninggal di lahan itu. Memang seharusnya lahan itu dipakai untuk kuburan," ungkapnya.

Politisi PPP ini meminta agar Pemkot Pangkalpinang segera mengamankan lahan itu dengan melakukan pemagaran di seluruh lahan tersebut sebagai langkah pencegahan penyerobotan lainnya. 

Selain itu meminta Pemkot Pangkalpinang sesegera mungkin mengawasi aset di kawasan tersebut. 

"Kami sebagai Legislator meminta Pemkot agar mengelola lahan itu. Minimal dilakukan pemagaran untuk menyelematkan aset milik Pemerintah," tegasnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL