Dua Pekerja Tambang Tewas Tertimbun, Sholeh Jadi Tersangka

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes (Pol) Haryo Sugihartono.(ist)
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes (Pol) Haryo Sugihartono.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Ditreskrimsus Polda Provinsi Bangka Belitung,akhirnya menetapkan Sholeh pemilik tambang inkonvensional (TI) ilegal di kawasan Dusun Kelidang ,Desa Tepus Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, sebagai tersangka.

Sholeh ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus tertimbunnya dua orang pekerja tambang timah ilegal, di Dusun Kelidang, Desa Tepus Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (15/5/2020) kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes (Pol) Haryo Sugihartono membenarkan saat ini pihaknya sudah menetapkan pemilik tambang tersebut sebagai tersangka.

"Hari ini sudah kita tetapkan, Saudara Sholeh sebagai tersangka, dan sudah dilakukan penahanan," kata Kombes (Pol) Haryo Sugihartono, Minggu (17/5/2020).

Dijelaskan Haryo, menurut pengakuan tersangka Sholeh jika kegiatan TI yang dilakukannya itu, sudah berjalan sembilan hari, mulai dari tanggal 7 Mei 2020 lalu.

"Dalam kasus tersebut, Sholeh dijerat dengan pasal 158 UU nomor 4 tahun 2009, tentang Minerba, Atau pasal 89 ayat 1 huruf a UU nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan, pemberantasan, dan perusakan hutan, Junto pasal 55 KUHP," tegas Haryo.

Selain mengamankan Sholeh sebagai pemilik tambang, polisi juga turut mengamankan barang bukti lainnya, yakni sejumlah pasir timah dan peralatan kerja tambang lainnya.(fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL