Ini Lho Besaran Gaji Tim Pejuang Covid-19 Bangka Tengah

Jubir Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bateng dr H Bahrun Siregar Sutrisno M.Kes.(her/wb)
Jubir Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bateng dr H Bahrun Siregar Sutrisno M.Kes.(her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com - Akhirnya sebanyak 19 orang pejuang Covid-19 di Bangka Tengah (Bateng) dinyatakan lulus oleh Dinas Kesehatan Bateng dan dikontrak selama dua bulan kerja dengan gaji yang diterima proposional menyesuaikan kekuataan APBD Bateng.

Seperti yang disampaikan oleh Jubir Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bateng dr H Bahrun Siregar Sutrisno M.Kes yang menyebutkan mulai 11 Mei 2020 kemarin ada sebanyak 17 orang sudah menerima Surat Keputusan (SK) Kerja.

Mereka terdiri dari empat orang dokter, enam orang perawat, satu orang bidan dan enam orang pemulasaran jenazah. Sementara dua orang dokter lagi saat ini masih tahap verifikasi berkas dan mengikuti proses wawancara oleh panitia penjaringan Pejuang Covid19 Bateng tahun 2020.

"Sebelumnya peserta dari kalangan dokter tidak ada peminat namun Alhamdulillah sekarang sudah ada dua orang lagi yang saat ini  sedang menjalani rangkaian verifikasi berkas dan wawancara. Mudah-mudahan lulus, dan segera kita buatkan SK kerjanya dalam waktu dekat," terang Bahrun, Senin, (18/05/2020)

Bahrun menyebut 19 orang Pejuang Covid19 yang lulus ini sesuai SK kerja dikontrak selama 2 bulan. Lalu kontrak tersebut akan diperpanjang kembali sesuai kebutuhan dari Pemkab Bateng dalam menanggulangi Covid-19 di Bateng.

"Untuk honor diberikan secara proposional sesuai kekuatan APBD Bateng dimana profesi dokter mendapatkan gaji sebesar Rp 10 juta per bulan, perawat Rp 7,5 juta per bulan, bidan Rp 7,5 juta per bulan dan pemulasaran jenazah Rp 3 juta per bulan," jelasnya.

Saat ini 17 Pejuang Covid19 Bateng telah menginap di Rumah Karantina milik Diklat BKPSDMD Bateng terhitung tanggal 11 mei 2020 kemarin, dua orang lainnya menyusul. Mereka akan melayani warga yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG) serta Pasien Covid-19.

"Para Pejuang Covid-19 Bateng juga bekerja mobile selama 24 jam. Jika mendapatkan laporan dari warga, maka mereka pun akan mendatangi tempat atau rumah pasien yang terindikasi terinfeksi Covid-19 di Bateng seperti kemarin di Desa Cambai Selatan terdapat OTG reaktif hasil rapid test dan hasil akhirnya non reaktif berdasarkan swab Pemprov Babel," ucap Bahrun.

Bahrun mengimbau kepada masyarakat agar segera memberikan informasi ke petugas Satuan Gugus Tugas Covid-19 Bateng, jika mendapatkan informasi terdapat orang lain memiliki gejala panas badan diserta flu dengan riwayat sebelumnya pulang dari luar daerah Provinsi Babel.(her/wb)

 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL