Sanksi Kemenkeu Dicabut, DAU Milik Pemkab Babar Rp 11 M Cair

Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Barat Abimanyu menyampaikan DAU 30 persen yang sempat ditahan oleh Kementerian Keuangan karena sanksi terhadap Kabupaten Bangka Barat sudah dicairkan.

Abimanyu mengatakan dengan dicairkannya DAU 30 persen yang ditunda atau Rp 11 miliar maka tidak ada lagi sanksi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut.

"Artinya tidak ada lagi penundaan DAU, sudah selesai dan tidak ditunda lagi,” imbuh Abimanyu, Selasa (26/05/2020).

Menurut Abimanyu, pihaknya sudah melakukan perbaikan setelah diberikannya sanksi tersebut dan akhirnya memenuhi syarat.

"Setelah verifikasi Kemenkeu telah memenuhi syarat refocusing tersebut," ujar Abimanyu.

Ditambahkan Abimanyu, sebenarnya sanksi tersebut memang tidak menjadi kendala terhadap Pemkab Bangka Barat.

"Tidak ada hanya DAU saja, dan tanggal 20 Mei telah ditransfer DAU yang tertunda 30 persen sebesar Rp 11 miliar. Dan sudah memenuhi ketentuan dan syarat yang ditentukan dalam SKB 2 Menteri," tambahnya.

Abimanyu menuturkan tidak ada dampak terhadap penundaan atau kemacetan apapun saat tertundanya DAU 30 persen kemarin.

"Dan DAU yang tertunda pun sudah disalurkan kembali. Laporan refocusing sudah disampaikan ke Kemenkeu dan Kemendagri tanggal 14 Mei" jelas Abimanyu.

Kembali ditegaskan Abimanyu, dalam sanksi tersebut tidak ada berdampak pada pembayaran pembiayaan karena sudah dianggarkan di APBD untuk yang tertunda.

"Keperluan pembiayaan yang sudah dianggarkan dalam APBD, karena penundaan ini hanya sebentar sehingga tidak punya pengaruh yang signifikan," tukasnya.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL