Diduga Lakukan Pungli, 31 Juru Parkir ‘Diangkut’ Tim Gabungan

Tim Gabungan mengamankan sejumlah juru parkir di kawasan Pasar Pagi Pangkalpinang lantaran diduga melakukan pungli.(fn/wb)
Tim Gabungan mengamankan sejumlah juru parkir di kawasan Pasar Pagi Pangkalpinang lantaran diduga melakukan pungli.(fn/wb)

PANGKALAPINANG,www.wowbabel.com -- Puluhan juru parkir yang berada di kawasan Pasar Pagi Kota Pangkalpinang diamankan Tim gabungan dari Polres Pangkalpinang dan Polda Bangka Belitung, serta Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), Kamis (28/5/2020).

Puluhan juru parkir yang berada di kawasan Pasar Pagi Pangkalapinang tersebut diduga melakukan pungli dan tidak terdaftar di Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang.

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, mengatakan penertiban puluhan juru parkir ini lantaran adanya laporan dari masyarakat, terkait dugaan parkir liar. 

"Kita menerima laporan dari masyarakat yang mengeluh tentang adanya pungutan parkir liar ini," kata Kapolres kepada sejumlah wartawan. 

Selain itu dijelaskan Kapolres, para juru parkir yang kita amankan ini ada sekitar 31 orang juru parkir.

"Ada 31 juru parkir yang kita amankan tadi, karena diduga parkir liar, dan saat ini puluhan parkir tersebut, masih dalam pendataan, dan besok akan dilakukan gelar gabungan dengan Polda, hanya ini informasi yang bisa saya sampaikan kepada rekan-rekan media," terang  AKBP Tris Lesmana Zeviansyah.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan puluhan juru parkir ini,  akan dilakukan pendataan, dan dilakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan siapa saja yang berperan didalam pengelolaan parkir ini.

"Kami melihat pengelolaan parkir liar ini ada beberapa kelompok, hasil pengembangan nanti tidak menutup kemungkinan mencari modus oprandinya," terang Adi Putra. 

Adi Putra menambahkan, juru parkir di kawasan Pasar Pagi Pangkalapinang ini, ada yang mengantongi izin dan ada juga yang tidak, namun yang mengantongi izin disalah gunakan. 

"Intinya retribusi parkir ada targetnya untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), dikarenakan adanya pungli dan penyalahgunaan dana, maka inilah yang menjadi target utamanya," urai Adi Putra. 

Dijelaskannya, hingga saat ini, pihaknya kepolisian masih melakuan pemeriksaan secara intensif dan besok akan digelar perkaranya, nanti langkah apa yang kami ambil, apakah akan dilakukan pembinaan atau tindak pidana umum atau tipikor. 

"Yang jelas Tim Saber Pungli tidak tinggal diam dalam melakukan tindakan tegas, disisi lain pihak kepolisian membantu menggenjot PAD, selain meng back up kami juga meredam keresahan masyarakat," tukas mantan Kapolsek Bukit Intan Pangkalpinang ini.(fn/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL