Petugas KKP Sebut Pejabat dan Karyawan Bank Sumsel Babel Kerap Bolak Balik Palembang-Muntok

Kantor Bank Sumsel Babel Cabang Muntok.(rul/wb)
Kantor Bank Sumsel Babel Cabang Muntok.(rul/wb)


MUNTOK,www.wowbabel.com -- Sejumlah pejabat dan karyawan  Bank Sumsel Babel Cabang Muntok disebut-sebut beberapa kali bolak balik menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka Barat ke Tanjung Api-api Sumatera Selatan dengan bermodalkan surat tugas dan keterangan rapid test.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu petugas yang tergabung dalam Tim Verifikasi Pelabuhan Tanjung Kalian saat ditemui di Lelabuhan Tanjung Kalian, Jumat (29/05/2020), bahwa secara administratif memenuhi syarat penyeberangan.

Dirinya tak menampik jika hal itu dilakukan berulang ulang oleh pejabat dan karyawan Bank Sumsel Babel Cabang Muntok saat hari libur dinas yakni mulai Jumat-Minggu.

Dikatakannya petugas selalu memberikan gelang ODP saat para pejabat Bank Sumsel Babel itu balik lagi ke Muntok karena mengingat wilayah Sumsel sekitarnya sudah lumayan banyak yang terinfeksi Covid-19.

"Terakhir pas saya jaga itu habis Idul Fitri ada yang pulang dan ada juga yang datang  ke sini, kalau gak salah Kamis malam pulang ke Palembang. Waktu saya jaga malam Selasa yang bersangkutan pulang dari Palembang. Kalau sering itu gak,  cuma pas saya yang jaga sudah dua kali bolak balik," tuturnya.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama menerangkan tidak semua orang yang dengan surat tugas sebenarnya bisa menyeberang di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

"Perjalanan dinas gak sembarangan perjalanan dinas misal contoh ini terkait masalah Kamtibmas, terkait masalah pembuktian barang bukti, penyidikan, Hankam, masalah pelayanan kesehatan itu menjadi prioritas artinya diluar itu terkait urgen apa kalau tidak terkait tugas tugas itu ya tidak dulu" terangnya.

Sidarta menuturkan bahwa di edaran GTPPC Nasional terbaru ada sedikit kelonggaran dalam penyeberangan namun tetap jika tidak terlalu urgen meski ada surat tugas tetap tidak bisa.

"Misalnya ini mereka pulang kesana kemudian dalam rangka apa, kemudian pembuktiannya segala macam, kita tahukan jumlah pegawai bank sumsel ini kan memang gak banyak memang kita khawatir juga kalau mereka tertahan disana lalu pelayanan disini gak bisa maksimal kan" ucapnya.

Sidarta mengingatkan pejabat Bank Sumsel Babel harus mikir dan mempertimbangkan tiap kali ingin menyeberang kalau kebutuhannya tidak terlalu urgen.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL