Bangka Belum New Normal, Polman Babel Susun Skema Perkuliahan

Dwi H Putra    •    Jumat, 12 Juni 2020 | 17:38 WIB
Lokal
Politeknik Manufaktur Negeri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Polman Babel) mengundang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel dan GTPPC-19 Bangka, dalam rangka memberikan informasi terkait perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Babel.(ist)
Politeknik Manufaktur Negeri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Polman Babel) mengundang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel dan GTPPC-19 Bangka, dalam rangka memberikan informasi terkait perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Babel.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Politeknik Manufaktur Negeri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Polman Babel) mengundang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Babel dan GTPPC-19 Bangka, dalam rangka memberikan informasi terkait perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Babel.

Hal ini dalam upaya dasar pengambilan kebijakan perkuliahan di Polman Babel, mengingat mahasiswa memerlukan 70 persen perkuliahan praktik dalam pendidikan vokasi ini, sedangkan pembelajaran teori sudah dilaksanakan para dosen melalui sistem daring/online.

Direktur Polman Babel, Sugeng Ariyono, mengatakan keputusan untuk menyelenggarakan perkuliahan tatap muka atau praktek harus sesuai dengan situasi aman dan rekomendasi dari GTPPC-19, persyaratan persiapan new normal perkuliahan juga harus mengikuti protokol kesehatan covid-19.

"Adanya informasi dari tim GTPPC-19 ini, kami bisa menyusun skema dan kebijakan jadwal perkuliahan new normal dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19," kata Sugeng di Sungailiat, Jumat (12/6/2020). 

Sementara, Sekretaris GTPPC-19 Babel, Mikron Antariksa, menjelaskan saat ini status new normal baru diberikan kepada empat kabupaten diantaranya Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Belitung Timur. 

Sedangkan Kabupaten Bangka, Belitung dan Kota Pangkalpinang belum dapat memberlakukan kebijakan new normal.

"Saat ini Kabupaten Bangka merupakan dalam kondisi zona merah, penambahan kasus positif ada di Kabupaten Bangka dalam beberapa waktu terakhir," jelas Mikron. 

"Penyebaran Covid-19 di Babel 95 persen dibawa Orang Tanpa Gejala  (OTG) dari luar Babel, sekarang penyebaran Covid-19 di Babel sudah melalui transmisi lokal," paparnya.

Mikron menambahkan sebelum melaksanakan kebijakan new normal ada lima tahapan yang harus dipenuhi begitu juga untuk di lingkungan perguruan tinggi, diantaranya sosialisasi dan edukasi, penentuan waktu, prioritas koordinasi pusat dan daerah, serta monitoring dan evaluasi.

"Pemda Bangka beserta dengan forkopimda dan unsur ormas telah beberapa kali menyelenggarakan rapat terkait kondisi di Kabupaten Bangka, dalam pembahasan aktivitas pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi," tukas Mikron. 

"Pelaksanaan new normal di lingkungan pendidikan di Kabupaten Bangka akan ditunda sampai 15 Juli 2020 baik ditingkat PAUD, TK, SMP, SMA/SMK dan perkuliahan mengingat kondisi Bangka dalam zona merah. Jika kondisi belum stabil sampai tanggal yang ditentukan, maka akan diperpanjang kembali sampai batas yang belum ditentukan," pungkasnya. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL