Air Berambai Surga Tersembunyi di Kaki Bukit Desa Teru, Yuk Explore Keindahannya

Para pengunjung saat menikmati dinginnya air berambai di Desa Teru Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah.(dag/wb)

SIMPANGKATIS, www.wowbabel.com -- Gemuruh suara air mengalir dari celah-celah bebatuan alami, dipadu rindangnya pepohonan yang mendulang tinggi, siap sedia menyambut pengunjung di salah satu kawasan wisata, di Kepulauan Bangka Belitung ini.

Oleh warga setempat, tempat tamasya ini dinamai Wisata Air Berambai. Hamparan bebatuan membentuk indah bak gugusan bintang, mengalir diatasnya air yang bening.

Selain dapat memanjakan mata dengan keasrian alam di sini, pengunjung juga dapat merasakan mandi di air mengalir yang bersumber dari perbukitan sekitar dan sensasi dingin alaminya akan membuat pengunjung betah berlama-lama.

Sebetulnya, surga tersembunyi ini sudah lama dikenal oleh masyarakat desa setempat, namun baru dua pekan ini dikembangkan oleh pemuda dari Karang Taruna dengan biaya swadaya antar anggotanya.

Kendati baru dibuka, Air Berambai yang terletak di Desa Teru, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah ini, cukup ramai dikunjungi warga lokal maupun dari wisatawan berbagai daerah di Pulau Bangka, terlebih ditengah masa transisi new normal akibat Pandemi Covid-19 saat ini.

"Ini menjadi salah satu objek wisata baru di Bangka Belitung. Berkunjung ke sini setelah berapa bulan berdiam diri di rumah akibat virus Corona menjadikan kita lebih segar atau bisa merefresh diri sendiri," kata Mona, salah satu pengunjung, Minggu (14/6/2020).

Mona berharap, tempat wisata ini dapat dikembangkan lebih baik lagi, sehingga akses menuju lokasi dapat dilalui dengan mudah.

"Aksesnya untuk menuju lokasi harus dibenahi, tapi bertahap lah, inikan masih baru, semoga dapat perhatian pemerintah," harapnya.

Bagi yang penasaran ingin berkunjung kelokasi ini, dapat menempuhnya dalam waktu 20 menit dari pusat Kota Pangkalpinang, Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka. Berjarak satu kilometer dari Desa Teru, lokasi ini hanya dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua.

"Lokasi ini baru dibuka dua Minggu lalu berawal dari dana swadaya kita pribadi. Dulunya air ini hanya digunakan orang untuk mencuci kaki, namun ada masukan dari warga akhirnya kita coba kelola jadi lokasi wisata," kata Ketua Karang Taruna Desa Teru, Syahril.

Gayung bersambut, aksi tersebut mendapat respon positif pemerintah desa dan warga setempat, kendati masih banyak terdapat kendala terutama sumber dana.

"Anggota Karang Taruna notabenenya orang sekolah, jadi anak-anak yang sedang liburan sekolah karena Corona dari pada melakukan hal negatif kita rangkul mereka, untuk sama-sama bergotong-royong membangun destinasi wisata ini," tukas Syahril.(dag/wb)




BACA JUGA
TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL