KPU Basel Minta Tambahan Anggaran, Bawaslu Cukup Restrukturisasi

Aston    •    Selasa, 16 Juni 2020 | 17:47 WIB
Pilkada
Komisioner Bawaslu Basel, Erik.(as/wb)
Komisioner Bawaslu Basel, Erik.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Teknis penyelenggaraan Pilkada yang harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 nampak jadi dilema Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Selatan yang mengaku kekurangan anggaran untuk pengadaan APD (alat pelindung diri) dan mengajukan anggaran tambahan, namun belum bisa diakamodir pemerintah setempat. 

Namun, berbeda halnya dengan Bawaslu Basel yang mengaku belum perlu mengajukan anggaran tambahan cukup dengan restrukturisasi anggaran  yang sudah ada sesuai NPHD (naskah perjanjian hibah daerah), yakni Rp 7,2 miliar.

" Bawaslu tidak ada penambahan dan pengurangan anggaran. Kita sesuai dengan NPHD awal, hanya restrukturisasi anggaran saja," kata Komisioner Bawaslu Basel, Erik kepada wowbabel.com, Selasa (16/6/2020). 

Kendati harus menyiapkan pos anggaran tambahan guna menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana istruksi pemerintah pusat dalam penyelenggaraan Pilkada 2020, Bawaslu kata Erik cukup merubah postur anggaran yang sudah ada dengan lebih mengefisiensikan guna menyesuaikan anggaran yang ada. 

"Sudah kami bahas bersama dalam rapat optimalisasi anggaran yang kami lakukan sehingga tidak ada pengajuan anggaran tambahan, kita cuman restrukturisasi dengan mengoptimalkan anggaran yang sudah ada," tukasnya.(as/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE