Kapal Karam di Perairan Karang Pulau Panjang, Enam Pemancing Nyaris Tenggelam

Dwi H Putra    •    Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:18 WIB
Lokal
Evakuasi enam orang nelayan yang mengalami musibah kapal tenggal dari bagan milik nelayan lainnya di perairan Karang Patah Pulau Panjang.(ist)
Evakuasi enam orang nelayan yang mengalami musibah kapal tenggal dari bagan milik nelayan lainnya di perairan Karang Patah Pulau Panjang.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekitar pukul 12.06 WIB mengevakuasi para korban kapal tenggelam. 

Evakuasi  dilakukan setelah melakukan pencarian terhadap korban kapal tenggalam dengan menggunakan KN Karna 246.

"Alhamdulillah untuk semua korban dalam keadaan selamat dan sehat, dan kami berterima kasih atas bantuan para Potensi SAR yang ikut serta dalam Operasi SAR gabungan ini," kata SAR Mission Cordinator (SMC) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Fadli SAP di Pangkalpinang, Sabtu (20/6/2020).

"Selanjutnya korban dibawa ke pelabuhan sandar dan kami kembalikan ke keluarganya masing-masing," ujarnya. 

Fazzli mengungkapkan sebelumnya mereka menerima informasi kecelakaan kapal yang membawa enam orang pemancing. Kapal tersebut tenggelam di Perairan Karang Patah Pulau Panjang.  Informasi tersebut diterima oleh petugas piket komunikasi pada pukul 08.47 WIB. 

Menurut laporan sekitar pukul 06.00 WIB enam orang pemancing yakni Hendy, Hamdan, Ihsan, Feri, Saleh dan Risky berangkat pergi untuk memancing di Perairan Karang Patah Pulau Panjang.

Sekitar pukul 07.00 WIB, tiba-tiba datang angin kencang dan membuat perahu bermuatan enam orang kemasukan air, dengan keadaan tersebut sekitar pukul 07.30 WIB para korban mengarahkan kapalnya ke bagan terdekat selanjutnya pada pukul 08.00 WIB mereka semua berhasil menyelamatkan diri ke bagan terdekat, tetapi perahunya sudah mulai tenggelam.

"Mendapatkan informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan segera membuka Operasi SAR gabungan dan memberangkatkan Kapal KN Karna 246 untuk mengevakuasi para korban tersebut," jelas Fazzli. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat terkhusus nelayan, dengan cuaca yang kurang bersahabat saat ini harus meningkatkan kewaspadaan ketika hendak melaut, persiapkan segala peralatan dengan matang, jika terjadi sesuatu hal segera minta pertolongan ke kapal terdekat atau Basarnas agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE