Kadisdikbud Pangkalpinang Tegaskan Tidak Ada Lagi Pungutan di Sekolah

Plt Kadisdikbud Kota Pangkapinang, Eddy Supriadi.(hen/wb)
Plt Kadisdikbud Kota Pangkapinang, Eddy Supriadi.(hen/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkapinang menegaskan dalam tahun ajaran baru tidak ada lagi pungutan apapun di setiap sekolahan baik itu dalam bentuk panguyuban maupun komite sekolah.

Hal itu disampaikan Plt Kadisdikbud Kota Pangkapinang, Eddy Supriadi, dalam vidcon menanggapi dan meminimalisir keresahan masyarakat terkait pungutan di sekolah, Selasa (23/6/2020).

Eddy menyatakan hal tersebut telah mengacu pada undang-undang sistem pendidikan nasional, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 47 dan 48 tentang pendanaan dan wajib belajar sembilan tahun.

"Tidak ada lagi menghimpun dana-dana masyarakat untuk kepentingan gaji guru, atupun kekurangan sebagainya. Itu menjadi tanggung jawab kita. Saya tegaskan itu," kata Eddy.

"Begitu juga untuk pungutan apapun yang tidak masuk secara menagerial di anggaran di sekolah itu. Itu tidak boleh tanpa persetujuan dari dinas, entah itu uang komite, panguyuban, itu tidak diperbolehkan lagi dengan alasan apapun," lanjutnya.

Hal itu ditegaskannya untuk meminimalisir keresahan-keresahan dan kesulitan ditengah masyarakat. Selain itu sebagaimana menanggapi komplain dari masyarakat ke dinas pendidikan.

Tak hanya pungutan, ia juga meminta pihak management sekolah dapat mengacu pada standar pengelolaan pendidikan secara administrasi yang baik, transparan dan akuntabel.

"Jadi tahun ajaran baru tidak ada pungutan-pungutan tanpa sepengetahuan kita atau dinas pendidikan. Jika ada pungutan entah itu panguyuban, komite, entah kepala sekolah, jika itu masuk ke management sekolah dan masuk ke anggaran sekolah itu harus melaporkan ke dinas pendidikan. Itu hal-hal yang harus kami pertegas-kan dalam hal ini," tukas Eddy.(hen/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL