Warga Jabar Ini Sukses Membudidayakan Jamur Tiram di Balunijuk

Hafiz Wow    •    Selasa, 23 Juni 2020 | 21:51 WIB
Ekonomi
Jamur tiram hasil budidaya Agus di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang.(fiz/wb)
Jamur tiram hasil budidaya Agus di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang.(fiz/wb)

MERAWANG, www.wowbabel.com -- Agus Permana (43), sukses mengembangkan usaha budidaya jamur tiram sejak 2017 di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Agus, warga rantau asal Purwakarta, Jawa Barat ini menjelaskan suka dukanya saat mengembangkan budidaya jamur tiram, Selasa (23/06/2020).

Menurut Agus pada awal merintis usahanya banyak tantangan yang ia hadapi, bahkan awalnya saat ia memberikan jamur tersebut kepada tetangganya secara cuma-cuma pun tidak ada yang mau. Namun setelah beberapa lama lumayan banyak peminat yang menyukai jamur hasil usahanya.

“Awalnya saya merintis bersama sepupu saya dari Bandung, namun ga bertahan lama udah pulang ke daerahnya, jadi saya yang tetap meneruskan. Mulanya kami melihat bahan baku yang melimpah disini, seperti serbuk kayu, dedak padi ada juga. Pertama itu boro-boro ada yang mau beli, dikasih juga banyak yang gak mau, karena takut keracunan karena disangka jamur liar yang ada di hutan, kalau sekarang malah banyak permintaan dan kita yang kekurangan produksi," tutut Agus saat diwawancarai, Selasa (23/06/2020).


Dijelaskan Agus budidaya jamur tiram membutuhkan kerja keras, karena sebenarnya kondisi lingkungan di Bangka kurang cocok untuk perkembangan jamur tiram, namun bisa dimodifikasi dan diusahakan dengan menyiram air lebih sering untuk mendapatkan kelembaban.

Untuk mencari bahan baku cukup mudah, karena yang dibutuhkan untuk budidaya jamur tiram seperti serbuk kayu, dedak, jagung, dan kapur untuk menetralkan zat asam.

“Tahap pertama itu pengadukan dulu, lalu pengomposan, langsung sterilisasi, baru taruh bibit. Dari pertama menyemai sampai panen pertama kurang lebih satu bulanan, masanya sampai tiga bulan ukuran satu baglog, bisa panen setiap hari selama tiga bulan tersebut," terang  Agus.

Ditambahkan Agus,saat ini  permintaan untuk jamur tiram hasil usahanya sudah semakin banyak dan sudah bisa memasarkan jamur hingga pasar-pasar lokal.(fiz/wb)



MEDSOS WOWBABEL