Adet Mastur: Akan Kami Kawal, Ini Anggaran Pusat

Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur. (Dwi/wowbabel)
Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur. (Dwi/wowbabel)

PANGKALPINANG, wowbabel.com -- Pengadaan bibit lada dari pemerintah pusat tetap berlanjut pada tahun ini, bahkan mulai didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Pengadaan bibit lada ini dinilai gagal total, oleh Komisi II DPRD Babel, pasalnya banyak temuan di lapangan bibit lada di tahun 2018 yang diterima petani tak tumbuh sebagai mana yang diharapkan.

"Sebetulnya kami ingin stop pengadaan bibit lada ini, karena anggarannya itu anggaran dari pusat, bukan APBD provinsi, maka akan kami kawal dan evaluasi," kata Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur, Jumat (26/6/2020).

Lanjutnya, pada saat melakukan kroscek di lapangan beberapa waktu lalu, pihaknya banyak menemukan kejanggalan, yakni, banyaknya bibit lada yang mati dan pembagian yang tidak tepat sasaran.

"Berdasarkan pantauan kami ke lapangan, waktu LKPJ kemarin, banyak temuan-temuan yang janggal, untuk yang tahun ini kami juga ingin lihat," ujarnya.

Menurutnya, salah satu contoh yang menjadi temuan pembagian bibit lada yang tidak tepat sasaran yakni, di daerah Simpang Perlang Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

"Contohnya, Simpang Perlang itu tidak ada lokasi untuk berkebun, tapi ada kelompok yang mendapatkan bibit lada. Jadi pas kami kroscek, nggak ada (tanam tumbuh ladanya)," jelas Adet Mastur.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL