Diduga Puluhan Anak Dibawah Umur Jadi Korban Sodomi

Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

SIMPANGKATIS, www.wowbabel.com -- Diduga ada puluhan anak lelaki dibawa umur di Kecamatan Simpang Katis menjadi pencabulan seorang pria berinisial FD (24).

FD sendiri telah diamankan aparat Polsek Simpangkatis sejak 24 Juni 2020 lalu setelah belasan orang tua yang melapor anaknya jadi korban pencabulan.

Menurut keterangan dari  salah satu orang tua korban, dirinya baru mengetahui anaknya menjadi korban pencabulan oleh pelaku saat anaknya bercerita bahwa di tahun kemarin pada saat anaknya meminta izin untuk melakukan itikaf di masjid.

Ketika pada Bulan Ramadhan anaknya dijemput oleh pelaku yang sedang mabuk kemudian dibawa pelaku disuatu tempat dan di sana dicekik serta diancam dengan sebilah pisau untuk melayani nafsu bejat si pelaku.

"Anak saya diancam dengan sebilah pisau akan dibunuh jika tidak mau melayani pelaku, bahkan pelaku juga mengancam akan membunuh adik dan ayah korban jika kemauannnya tidak dituruti, karena takut anak saya terpaksa melakukan apa yang diminta oleh pelaku," ujar orangtua korban, Senin(29/06/2020) kepada awak media.

Dan ia juga mengetahui bahwa tidak hanya anaknya saja yang menjadi korban, melainkan sekitar puluhan anak, dan yang sudah melapor sebanyak belasan anak menjadi korban pencabulan oleh pelaku.

Ia juga mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi bahwa saat ini pelaku sudah mengakui perbuatannya dan sudah ditahan oleh Polsek Simpang Katis.

Mendapatkan informasi tersebut awak media langsung bergegas menuju ke Polsek Simpang Katis untuk meminta keterangan, namun saat tiba di Mapolsek Simpang Katis, Kapolsek Simpang Katis AKP Satriadi sedang tidak berada di tempat.

Melalui telepon Kapolsek Simpang Katis mengatakan bahwa ia sedang ada kegiatan di Polda Bangka Belitung, dan mengenai kasus pencabulan ini ia mengatakan belum bisa memberikan ketetangan via telepon, dan akan kembali menghubungi awak media jika ia berada di kantor.

"Untuk keterangan lebih lanjut kita ketemu saja ya, dan nanti saya kabari lagi," ujar AKP Satriadi. (her/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL