Kapolres Basel Rela Tak Bergaji Selama 3 Bulan Untuk Bangun Rumah Warga Miskin

Aston    •    Rabu, 01 Juli 2020 | 17:55 WIB
Viral
Foto atas: Rumah milik Kakek Alpa setelah dibangun oleh Kapolres Bangka Selatan, AKBP Ferdinand Suwarji. Foto bawah: gubuk yang ditempat Kakek Alpa selama tiga tahun.(as/wb)
Foto atas: Rumah milik Kakek Alpa setelah dibangun oleh Kapolres Bangka Selatan, AKBP Ferdinand Suwarji. Foto bawah: gubuk yang ditempat Kakek Alpa selama tiga tahun.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Ditengah wabah Pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel)  ada kisah inspiratif dari seorang pejabat Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) yang rela tak bergaji selama tiga bulan demi membantu warga yang membutuhkan. 

Pejabat Polri berpangkat AKBP tersebut menjabat Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Babel, yakni AKBP Ferdinand Suwarji. 

Gaji pokok selama tiga bulan sepenuhnya disisihkan AKBP Ferdinand Suwarji untuk membangun rumah warga miskin  yang tinggal di sebuah gubuk dengan ukuran dua kali tiga meter dan  tinggi 1,5 meter, berdinding plastik semen bekas, dan berlantaikan tanah liat. Gubuk tersebut berada di RT 02/RW 04 Kampung Lalang Kelurahan Tanjung Ketapang Toboali, Bangka Selatan.

Hunian Kakek Alpa (82) itu, Rabu (1/7/2020) siang telah berubah menjadi rumah layak huni.  Sang kakek yang hidup sebatang kara itu telah menempati rumah permanen berukuran lima kali enam meter.  Kini, sang kakek sudah dapat beristirahat dengan nyaman dan tenang.

Rumah baru dibangun Kapolres tepat di samping gubuk lamanya, yang mana lahan berasal dari hibah keluarga pemilik lahan.

AKBP Ferdinand Suwarji membenarkan rumah tersebut dibangun menggunakan uang pribadi yang berasal dari gaji dirinya selama tiga bulan. 

"Saya  merasa terpanggil dengan kondisi rumah bapak ini yang berawal informasi dari teman-teman media juga. Jadi tiga bulan gaji saya dedidikasikan bantu bangun rumah yang lebih layak huni. Hari ini sudah selesai sekaligus bertepatan dengan HUT Bhayangkara Ke-74, saya titip rumah sederhana ini semoga bermanfaat," ujar AKBP Ferdinand Suwarji kepada wartawan usai menyerahkan kunci rumah kepada Kakek Alpa. 

Kegiatan sosial yang gencar dilakukan Kapolres dan jajaran di tengah pandemi Covid-19 seperti penyaluran sembako bagi warga yang membutuhkan, Kapolres berujar sudah menjadi komitmen Polres Basel bergerak membantu masyrakat di tengah Pandemi Covid-19

" Komitmen kita ditengah Pandemi Covid-19, apa yang bisa kita lakukan kita lakukan, kita bergerak untuk membantu masyrakat yang memang membutuhkan," tuturnya. 

Kakek Alpa  tampak masih tak percaya akan hunian barunya itu. Ucapan terima kasih berulang kali yang hanya mampu diucapkannya.

"Terima kasih, terima kasih, terima kasih," ucap Kakek Alpa sedikit terbata-bata.

Menurut Ketua RT setempat, Adi Sandra bahwa kakek Alpa hidup berpindah-pindah bergantung pada empati warga. 

"Kakek ini pindah-pindah numpang lahan warga, kalau di sini sudah tiga tahunan. Kalau Lahan rumah ini yang dibangun hibah dari keluarga pemilik lahan," ungkap Adi. 

Adi mengaku turut bahagia lantaran warganya itu telah menempati rumah yang lebih layak huni. Rasa haru juga turut dirasakannya.

" Saya hanya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Kapolres telah membantu warga kita dan mungkin sejarah kapolres bantu rumah ya, semoga beliau diberikan kesehatan, rezeki melimpah dan jadi panutan masyarakat," tukasnya.(as/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE