Pemkot Pangkalpinang Siapkan Rp 4 M untuk Warga Tak Mampu Terdampak Covid-19

Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk jaring pengaman sosial dalam penanganan pandemi Covid-19. 

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Rika Komarina, dana itu akan digunakan apabila suatu daerah menetapkan status tanggap bencana.

"Belum digunakan tapi sudah kita disiapkan, jikalau dampak Covid-19 ini berkepanjangan mungkin akan kita gunakan," ujar Rika Komarina saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (1/7/2020). 

Rika menjelaskan, dana bansos tersebut memang telah dianggarkan di Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) di APBD. Hanya saja, dana tersebut belum digunakan lantaran bantuan untuk orang miskin di Pangkalpinang sendiri sudah disalurkan baik melalui bansos Kemensos maupun melalui PGK Peduli.

"Kalau dari dana APBD belum, belum digunakan. Memang sudah tersedia anggaran di BTT tapi belum digunakan. Karena kita kemarin kan sudah mengakomodir (sembako) lewat PGK Peduli," tukas Rika.

"Sudah dianggarkan di BTT sekitar Rp 4 miliar yang rencananya diperuntukkan untuk orang miskin yang terdampak Covid-19," tuturnya.

Sementara itu, ia juga belum dapat memastikan rincian dan skema bansos tersebut nantinya akan berupa paket sembako atau bentuk bantuan tunai. 

"Belum tahu apakah sembako atau uang tunai, karena mekanisme berbeda, nah ini akan kita rapatkan. Namun yang pasti sudah dianggarkan tinggal penggunaan menunggu perkembangan kondisi daerah seperti apa," ungkap Rika.

Namun kata dia, saat ini bantuan berupa paket sembako untuk orang miskin terdampak Covid-19 di Kota Pangkalpinang sudah hampir tersasar dari jumlah 25.750 melalui paket sembako dari PGK Peduli. Sementara untuk dana tanggap darurat tersebut, kemungkinan digunakan pada status tanggap darurat.

"Tergantung status. Menuju new normal, sementara kita harus dengan tanggap darurat," tukas Rika.(hen/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL