IUP Dihajar Ponton Liar, PT Timah Ungkap Kerugian

Caption: Kepala Bidang Pengawasan KIP sewa unit produksi laut Bangka PT Timah, Ronanta. (Rul/wb)
Caption: Kepala Bidang Pengawasan KIP sewa unit produksi laut Bangka PT Timah, Ronanta. (Rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com-- PT Timah Tbk merasa dirugikan lantaran kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan plat merah itu ditambang puluhan penambang liar di pantai Dusun Selindung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Kepala Bidang Pengawasan KIP sewa unit produksi laut Bangka PT Timah, Ronanta menyampaikan, jika ada Tambang Inkonvensional (TI) yang beroperasi di wilayah IUP perusahaan namun tidak bermitra dengan perusahaan seharusnya dilakukan penertiban.

"Iya kalau kita ada KIP yang berada di lokasi kerjanya ada m TI yang ganggu perlu ditertibkan," kata Ronanta usai sosialisasi KIP di Gedung Sriwijaya Unmet Muntok, Kamis, (02/07/2020).

Ronanta menyayangkan, puluhan ponton TI yang beroperasi itu beroperasi begitu saja tanpa bermitra dengan PT Timah selaku pemegang IUP. Menurutnya, sekitar 40 ponton TI itu bisa legal beroperasi dengan menjadi mitra PT Timah.

"Harapan kami sebenarnya TI ilegal itu harusnya ada satu kordinasilah kalau bisa mereka itu dilegalkan. Satu mitra bisa berapa PIP gitukan yang bisa dikordinir sehingga biji timahnya itu bisa masuk ke PT Timah," jelasnya.

"Terus terang kita masih merasa dirugikan, karena itu IUP PT Timah itukan ada pajaknya royaltinya per rektar per tahun, ketika kita bisa mengeksploitasi timahnya sedangkan orang lain juga ikut mengambil, ya kita dirugikan," tutup Ronanta. (Rul/wb).



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE