Bantuan UMKM Terdampak Covid-19 di Pangkalpinang Belum Jelas

Caption: Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan UMKM Kota Pangkalpinang. (hen/wb)
Caption: Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan UMKM Kota Pangkalpinang. (hen/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com,--
Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan UMKM Kota Pangkalpinang belum menyalurkan bantuan bagi UMKM yang terdampak Covid-19 di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sebanyak 6.138 pelaku UMKM di PangkalpinangĀ  yang terdampak pandemi Covid-19. Pelaku UMKM rata-rata mengalami penurunan omset yang signifikan.

Kepala Disperindag Pangkapinang, Donal Tampubolon, mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan terkait alokasi anggaran untuk program bantuan bagi pelaku UMKM yang mengalami kesulitan akibat pandemi Covid-19.

"Sampai sekarang bantuan modal belum, karena kita masih menunggu regulasi alokasi anggaran kita seperti apa. Jadi dalam proses pengajuan kita mau tahu dulu berapa sebenarnya alokasi dari hasil refocussing kemarin, berapa sebenarnya mau ke kita," ujarnya, Kamis (2/6/2020).

Donal mengatakan, rencananya program bantuan berupa bantuan modal bagi pelaku UMKM yang terdampak Covid-19. Namun, pihaknya masih menunggu petunjuk dari keuangan.

"Kita belum tahu nih, mungkin yang tahu orang keuangan, duit ini segini misalnya. Cuma salah satu opsi kami kemarin kalau memang masih ada alokasikan untuk UKM nanti salah satu opsinya mungkin batuan modal. Kalau dampak sampai tutup tidak ada, cuma omset mereka banyak yang turun," katanya.

Disinggung soal penyaluran bantuan UMKM, Ia mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi tim maupun lapangan terhadap pelaku usaha agar bantuan ini tepat sasaran.

"Tetap kita lihat, tim kita kan ada, kedua kita kerjasama dengan lembaga-lembaga yang mengetahui ini. Yang jelas itu yang terdaftar 6138 di kita, yang di luar juga banyak sebelumnya, cuma mereka ini tidak mau mendaftarkan diri mungkin karena mereka takut kena pajak dan lainnya," tutupnya. (hen/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE